BREAKING NEWS
 

Siklon Tropis 93S Ancam Indonesia Timur

Aktifkan Status Siaga Daerah

Reporter : PAUL YOANDA
Editor : AULIA DARWIS
Minggu, 14 Desember 2025 07:05 WIB
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda. Foto: Dok. DPR RI

 Sebelumnya 
Ketika BMKG sudah mengeluarkan peringatan dini, kewajiban berikutnya adalah memastikan publikasi yang cepat, jelas, dan masif pada Pemda, media, dan seluruh pemangku kepentingan kebencanaan. “Jangan menunggu bencana membesar baru dilakukan langkah-langkah,” kata politikus PDIP itu.

Dia juga mendorong BMKG segera memperkuat penyebaran informasi terkait bibit siklon itu. BNPB dan BPBD perlu langsung mengaktifkan status siaga di daerah-daerah yang diproyeksikan terdampak. “Kita tidak boleh mengulangi pengalaman di Sumatera di mana beberapa daerah belum siap secara logistik maupun koordinasi,” ujarnya.

Pemda juga wajib melakukan upaya penyiapan lokasi pengungsian, edukasi masyarakat pesisir hingga pengecekan sistem drainase, dan langkah-langkah preventif lainnya. Pemda harus memastikan pemetaan rinci wilayah rawan bencana hingga level desa termasuk identifikasi kelompok rentan.

Baca juga : Silakan Datang Ke Sorong Untuk Belajar Bertoleransi

Selanjutnya, sosialisasi dan simulasi evakuasi harus rutin dilakukan, khususnya di pesisir dan bantaran sungai. Kemudian, sistem peringatan dini lokal juga perlu diperkuat melalui sirene, radio komunitas, dan kanal komunikasi cepat.

“Infrastruktur seperti jembatan, tanggul, jalur evakuasi, dan fasilitas kesehatan harus dicek secara berkala, sementara logistik kebencanaan disiagakan lebih awal di titik risiko tinggi,” katanya.

Sebelumnya, BMKG mendeteksi bibit siklon tropis 93S di Samudra Hindia. BMKG mengimbau Pemda dan masyarakat di Bali, NTB, NTT, dan Jawa meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak bibit siklon 93S itu. Pemda diminta segera menyiapkan langkah mitigasi darurat, termasuk kesiapan jalur evakuasi, posko siaga bencana, serta koordinasi dengan aparat desa dan relawan.

Baca juga : Korban Bencana Diizinkan Cetak Ulang Ijazah Hilang

BMKG meminta Pemda di wilayah berpotensi terdampak aktif menyebarkan informasi resmi BMKG kepada masyarakat, tidak menunggu bencana datang. Dia juga mengimbau masyarakat di daerah rawan banjir dan longsor meningkatkan kewaspadaan, menghindari aktivitas di sekitar sungai, tebing, dan pantai.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan, bibit siklon tropis 93S mengakibatkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah dalam beberapa hari ke depan. Selain itu, gelombang tinggi kategori sedang 1,25–2,5 meter berpotensi terjadi di Samudra Hindia selatan Jatim hingga NTT, dan Selat Bali–Lombok–Alas bagian selatan.

Berdasarkan hasil analisis BMKG, kecepatan angin maksimum di sekitar sistem saat ini mencapai 15 knot (28 km/jam) dengan tekanan minimum 1009 hPa. Pengamatan ini menunjukkan awan konvektif di sekitar 93S belum terorganisasi dengan baik sehingga proses penguatan sistem diprakirakan berlangsung lambat dalam 24 jam. PYB

Baca juga : Pemerintah Optimistis Ekonomi 2026 Stabil

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 3, edisi Minggu, 14 Desember 2025 dengan judul "Siklon Tropis 93S Ancam Indonesia Timur Aktifkan Status Siaga Daerah"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense