BREAKING NEWS
 

Jelang Liburan Natal Dan Tahun Baru

DPR Ingatkan Pemerintah Waspada Cuaca Siklon 93S

Reporter : PAUL YOANDA
Editor : AULIA DARWIS
Minggu, 21 Desember 2025 07:05 WIB
Wakil Ketua Komisi V DPR Syaiful Huda. Foto: Dok DPR

RM.id  Rakyat Merdeka - Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kali ini dibayangi siklon tropis 93S yang berpotensi berdampak pada wilayah Jawa dan Bali. Pemerintah Pusat dan Daerah diminta meningkatkan kewaspadaan atas potensi itu.

Wakil Ketua Komisi V DPR Syaiful Huda mengatakan, kesiapsiagaan semua pihak jadi faktor paling penting mengingat tingginya mobilitas masyarakat dan wisatawan di daerah-daerah tujuan wisata. Pemerintah wajib mengintensifkan pemantauan perkembangan dan menyiapkan strategi antisipasi bencana hidrometeorologi.

“Harus ada perhatian khusus, terutama terhadap wilayah padat penduduk sekaligus destinasi wisata, seperti Bali. Banjir yang sempat melanda Bali jadi sorotan dan harus dijadikan pelajaran,” kata Huda dalam keterangannya, Sabtu (20/12/2025).

Baca juga : Kemkomdigi Kejar 3 Wilayah Terisolasi

Bentuk kesiapsiagaan itu berupa peringatan cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) secara real time dan mudah dipahami. Peringatan itu diintegrasikan ke dalam aplikasi-aplikasi wisata, serta penandaan zona rawan di lokasi destinasi wisata.

Situasi cuaca ekstrem bisa mengganggu keselamatan wisatawan dan sistem transportasi.

“Dampaknya bisa berupa penutupan bandara dan pelabuhan, putusnya jembatan, hingga kondisi jalan licin dan longsor,” ujar legislator Fraksi PKB itu.

Baca juga : Reformasi Birokrasi Harus Berdampak Nyata Ke Rakyat

Destinasi wisata berbasis alam seperti pantai, gunung, sungai, dan air terjun, lanjut Huda, menjadi lokasi paling berisiko saat cuaca ekstrem. Karena itu, wisatawan diimbau meningkatkan kewaspadaan selama liburan akhir tahun.

“Wisatawan harus rutin memantau peringatan dini BMKG, termasuk informasi cuaca harian, gelombang laut, angin kencang, dan potensi hujan ekstrem,” katanya.

Dia mengingatkan wisatawan untuk tidak memaksakan diri berangkat jika situasi destinasi wisata berisiko tinggi. Harus ada rencana cadangan agar liburan tetap menyenangkan sekaligus aman bagi diri dan keluarga. Tidak ada wisata yang seharga nyawa.

Baca juga : Baru 3 Bulan Menjabat, Kajari HSU Sudah Kantongi Rp 1,3 M

Peringatan serupa juga disampaikan Ketua DPR Puan Maharani. Dia meminta Pemerintah Pusat dan Daerah meningkatkan kewaspadaan atas potensi siklon tropis 93S yang berpotensi berdampak pada wilayah Jawa dan Bali saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pemerintah dan instansi terkait diminta melakukan antisipasi di titik-titik lokasi wisata menjelang libur Nataru demi menjamin kenyamanan dan keselamatan masyarakat. Peringatan dari BMKG harus menjadi panggilan bagi Pemerintah.

“Secara khusus untuk Pemda, harus lebih meningkatkan langkah antisipasi. Jangan sampai kita mengulang kesalahan yang sama soal bencana di lokasi wisata,” kata politikus PDIP itu.

Dia menjelaskan, cuaca ekstrem dipicu sejumlah fenomena atmosfer yang terjadi secara bersamaan saat ini tengah melanda beberapa kawasan di Tanah Air.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense