RM.id Rakyat Merdeka - Anggota Komisi IV DPR Sonny T. Danaparamita meminta Komisi IV DPR segera mencari jalan keluar atas berbagai persoalan yang dihadapi penyuluh pertanian. Permintaan itu disampaikan dalam rapat internal penyusunan program kerja Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2025–2026, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Sonny mengatakan, persoalan penyuluh pertanian banyak disampaikan kepadanya saat masa reses di daerah pemilihan Banyuwangi, Situbondo, dan Bondowoso. Keluhan yang muncul berkaitan dengan pemberhentian kontrak kerja hingga penempatan penyuluh berstatus PPPK yang tidak sesuai bidang tugasnya.
"Secara pribadi, saya mendukung penuh agar mereka kembali bekerja sebagai penyuluh pertanian. Fakta di lapangan menunjukkan adanya kesenjangan besar antara jumlah penyuluh dengan kebutuhan objektif untuk mendampingi petani," kata Sonny usai rapat.
Baca juga : Antisipasi Lonjakan 5,8 Juta Pemudik, ASDP Perkuat Layanan Penyeberangan
Menurut Sonny, peran penyuluh sangat penting dalam mendukung peningkatan produksi pertanian. Di tingkat desa, penyuluh menjadi ujung tombak pendampingan bagi petani dalam meningkatkan produktivitas dan adopsi teknologi pertanian.
Ia menilai penguatan peran penyuluh juga sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto tentang kemandirian bangsa melalui swasembada pangan. Hal tersebut juga berkaitan dengan pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2025.
"Tanpa penyuluh yang kompeten dan jumlah yang memadai di tingkat desa, target percepatan swasembada pangan akan sulit tercapai," ujarnya.
Baca juga : Komisi IV: Perlu, Peta Jalan Kebutuhan Garam Konsumsi
Usulan Sonny mendapat respons positif dari pimpinan dan anggota Komisi IV DPR. Dalam rapat internal tersebut disepakati agenda pertemuan khusus untuk membahas persoalan penyuluh pertanian.
Komisi IV DPR berencana memanggil Kementerian Pertanian serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi guna mencari solusi atas persoalan tersebut.
"Alhamdulillah, pimpinan dan anggota Komisi IV DPR memiliki komitmen yang sama untuk mencarikan solusi. Insyaallah setelah Idulfitri 2026 kami akan menggelar rapat dengan mengundang kementerian terkait dan perwakilan penyuluh," ujar Sonny.
Baca juga : Tradisi Meugang: Warisan Budaya Dan Ketahanan Masyarakat Aceh Menghadapi Bencana
Ia berharap pertemuan tersebut dapat menghasilkan kebijakan konkret bagi penyuluh pertanian. Salah satunya melalui pengangkatan kembali tenaga penyuluh menjadi PPPK di lingkungan pertanian.
Selain itu, Sonny juga mendorong adanya prioritas dalam rekrutmen penyuluh serta penguatan program “Satu Desa Satu Penyuluh”.
Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memperkuat pendampingan bagi petani sekaligus mendukung peningkatan produksi pangan nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.