BREAKING NEWS
 

Fraksi PKB MPR : Pemberdayaan Perempuan Kunci Mencegah Tindak Kekerasan

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Jumat, 13 Maret 2026 14:24 WIB
Ketua Fraksi PKB MPR Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz (keenam kanan) dalam forum dialog yang digelar di Gedung MPR RI, Jakarta, Kamis (12/3/2026). (Foto: Dok. MRR RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Fraksi PKB Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz menegaskan, pemberdayaan perempuan adalah kunci strategis untuk memutus mata rantai kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan dalam forum dialog bertajuk "Ngobrol Penuh Inspirasi" (NGOPI) dengan tema “Memutus Rantai Kekerasan Terhadap Perempuan: Tinjauan Multisektoral, Mewujudkan Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi”, yang digelar di Gedung MPR RI, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Neng Eem mengatakan, perempuan yang berdaya adalah kunci lahirnya keluarga yang kuat dan masyarakat yang sehat. Ketika perempuan memiliki akses pendidikan, ekonomi, dan ruang pengambilan keputusan, maka potensi kekerasan dapat ditekan secara signifikan.

Baca juga : Seleksi Pimpinan OJK Berlangsung di Tengah Dinamika Pasar Modal

Lebih lanjut Neng Eem mengungkapkan, data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Republik Indonesia, bahwa ribuan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih terjadi setiap tahun dengan berbagai bentuk, mulai dari kekerasan fisik, psikologis, seksual, hingga kekerasan berbasis digital.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa upaya pencegahan dan perlindungan harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan.

Adsense

Anggota Komisi IX DPR RI ini mengatakan, negara harus hadir tidak hanya melalui regulasi, tetapi juga melalui penguatan sistem sosial yang melindungi perempuan dan anak.

Baca juga : UBK Gelar Pengabdian Masyarakat Untuk Pemberdayaan Perempuan & Anak Di Bekasi

“Memutus mata rantai kekerasan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi semua elemen bangsa untuk menciptakan ruang yang aman bagi perempuan dan anak,” ujar Neng Eem, yang juga Wakil Sekjen DPP PKB ini.

Fraksi PKB MPR RI akan terus mendorong penguatan nilai-nilai konstitusi yang menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, termasuk perlindungan terhadap perempuan dan anak, melalui beberapa langkah strategis.

Antara lain, Penguatan kebijakan dan regulasi perlindungan perempuan dan anak, Peningkatan akses pendidikan dan literasi kesetaraan gender, Pemberdayaan ekonomi perempuan.

Baca juga : Dukung Pembatasan Medsos, Gavriel Novanto: Langkah Tepat Lindungi Generasi Muda

Langkah strategis itu dilakukan untuk mendorong kemandirian, agar memiliki penguatan perlindungan berbasis keluarga dan komunitas, dan Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, lembaga negara, organisasi perempuan, dan media.

Acara "Ngobrol Penuh Inspirasi" (NGOPI) kali ini juga menghadirkan narasumber dari lembaga negara, organisasi perempuan, tokoh masyarakat, Komisi Penyiaran Indonesia, Fatayat NU, dan Asosiasi pengusaha kecil menengah Mikro Nusantara (APIMSA).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense