Dark/Light Mode

Rano: Pemprov DKI Gercep Tangani Penemuan Bayi Telantar di Pasar Minggu

Kamis, 5 Maret 2026 13:37 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno angkat bicara terkait penemuan bayi perempuan yang diperkirakan berusia dua hari dan ditemukan telantar di sebuah gerobak nasi uduk di Jalan Pejaten Raya, kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2026). 

“Saya baca adalah berita itu. Mudah-mudahan anak ini tidak salah datang. Kalau dia mungkin datang di kelurahan, pasti akan ditanggulangi. Minimal Dinas Sosial akan turun langsung,” ujar Rano di Balai Kota Jakarta, Kamis (5/3/2026). 

Menurutnya, jika kasus seperti ini dilaporkan ke aparat wilayah atau pemerintah setempat, maka penanganan dapat dilakukan lebih cepat melalui mekanisme yang telah tersedia. 

Baca juga : Apresiasi Tokoh Perempuan, HNW Tekankan Pentingnya Silaturahmi di Bulan Ramadan

“Mudah-mudahan dia tidak salah datang. Dan saya berterima kasih kepada teman-teman media yang mengekspos ini, sehingga kita bisa segera cepat menanggulangi, karena itu bagian kegiatan sosial yang memang dilakukan oleh Jakarta,” lanjutnya.

Diakui Rano, setelah mengetahui pemberitaan tersebut, ia langsung teruskan kepada dinas terkait agar segera direspons. 

“Apalagi kalau sudah di media, wah saya paling, pertama kali itu yang saya share kepada dinas terkait untuk menanggulangi atau mengantisipasi itu,” lanjut Rano. 

Baca juga : Bambang Patijaya Usul Penerima HGBT Divaluasi agar Tepat Sasaran

Sebelumnya, bayi perempuan tersebut ditemukan oleh seorang saksi mata bernama Dinda di gerobak nasi uduk di Jalan Pejaten Raya, kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa.

Di lokasi yang sama, ditemukan pula secarik kertas dengan tulisan tangan yang diduga dibuat oleh seorang anak berusia 12 tahun berinisial Z.

“Assalamualaikum, Bapak/Ibu yang menemukan adik saya, saya Zidan ingin minta tolong untuk merawat adik saya, karena ibu saya meninggal saat melahirkan. Tolong anggap seperti anak sendiri, karena saya tidak akan menemukan atau mengunjunginya dia lagi, saya tidak mau masa depan dia seperti saya, terima kasih,” tertulis pada kertas itu.

Baca juga : PDC Luncurkan Program Tangan Kedua, Daur Ulang 154 Pakaian

Selanjutnya bayi tersebut dibawa ke Puskesmas Pasar Minggu untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.