BREAKING NEWS
 

Titip Salam Prabowo, Muzani Silaturahmi Ke Haedar Nashir Di Yogyakarta

Reporter : BOY SAKTI HAPSORO
Editor : FAQIH MUBAROK
Selasa, 7 April 2026 07:41 WIB
Ketua MPR RI Ahmad Muzani saat menyambangi kediaman Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, di Bantul, Minggu (5/4/2026). Foto: MPR

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua MPR RI Ahmad Muzani, melakukan kunjungan kerja ke Yogyakarta. Dalam lawatan tersebut, dia membawa titipan salam dari Presiden Prabowo Subianto untuk para ulama dan pimpinan pondok pesantren.

Hal itu disampaikan Muzani saat menyambangi kediaman Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, di Bantul, Minggu (5/4/2026).

“Ya, saya menyampaikan kepada beliau bahwa saya akan berkunjung ke Yogyakarta. Pak Prabowo menitipkan salam hormat kepada para tokoh, ulama, pimpinan pondok pesantren yang kami kunjungi, termasuk kepada Prof Haedar dan Ibu,” ujar Muzani, dalam keterangannya, Selasa (7/4/2026).

Baca juga : Muzani Temui Haedar, Bahas Krisis Geopolitik

Dia menegaskan, pesan tersebut merupakan bentuk penghormatan Presiden kepada para tokoh agama dan masyarakat di Yogyakarta. Sontak, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir mengapresiasi kunjungan Muzani.

Adsense

Dia menilai silaturahmi tersebut penting di tengah dinamika global yang kian kompleks. Menurutnya, persatuan menjadi modal utama bangsa dalam menghadapi tantangan geopolitik dunia.

“Dalam menghadapi geopolitik global, kami sepakat bahwa modal terkuat kita adalah persatuan. Jika kita bersatu, seberat apa pun tantangan global, Indonesia insyaallah mampu menghadapinya,” kata Haedar.

Baca juga : Pramono Lakukan Pendataan dan Petakan Kesiapan Kerja Pendatang Baru Di Jakarta

Haedar juga menyatakan keyakinannya terhadap kepemimpinan Prabowo dalam menjaga kedaulatan serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan di kancah global.

“Kami percaya Presiden Prabowo dengan semangat konstitusional dan komitmen menjaga kedaulatan akan membawa Indonesia pada prinsip kemerdekaan, keadilan, dan kemanusiaan yang beradab, termasuk dalam sikap membela Palestina,” ujarnya.

Selain isu geopolitik, pertemuan tersebut juga membahas pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) menuju Indonesia Emas 2045. Haedar menekankan, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara maju jika fokus pada penguatan sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial.

Baca juga : Prabowo Dijadwalkan Bertemu Kaisar Naruhito Dan PM Takaichi

“Untuk menjadi negara maju, terutama menuju Indonesia Emas 2045, kita perlu membangun SDM melalui pendidikan, kesehatan, dan kekuatan sosial. Muhammadiyah akan tetap fokus di bidang tersebut, sekaligus memperkuat ekonomi,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense