Dark/Light Mode

Sampaikan Pesan Khusus Prabowo

Muzani Temui Haedar, Bahas Krisis Geopolitik

Selasa, 7 April 2026 06:40 WIB
Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra Ahmad Muzani mengunjungi kediaman Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir di Bantul, Yogyakarta, Minggu (5/4/2026). (Foto: Instagram/ahmadmuzani2)
Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra Ahmad Muzani mengunjungi kediaman Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir di Bantul, Yogyakarta, Minggu (5/4/2026). (Foto: Instagram/ahmadmuzani2)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra Ahmad Muzani dan Ketua Umum Pengurus Pusat (Ketum PP) Muhammadiyah Haedar Nashir membahas upaya bersama menghadapi geopolitik global.

Muzani menceritakan kunjungannya ke kediaman Haedar Nashir di Bantul, Yogyakarta, Minggu (5/4/2026). 

Dalam pertemuan tersebut, Ketua MPR itu juga menyampaikan pesan khusus dari Presiden Prabowo Subianto untuk para ulama dan pimpinan pondok pesantren. Presiden Prabowo, kata Muzani, menyampaikan salam hormat kepada tokoh-tokoh, para ulama, para pimpinan pondok pesantren. 

“Ya, saya menyampaikan kabar ini kepada beliau (Prabowo) bahwa saya akan berkunjung ke Yogyakarta," ujar Muzani, dalam keterangan tertulis, Senin (6/4/2026). 

Baca juga : Kenaikan Harga BBM Tak Bisa Dihindari

Muzani menegaskan, salam tersebut merupakan bentuk perhatian Presiden Prabowo terhadap para tokoh agama dan pesantren di Tanah Air. “Saya sampaikan itu kepada Pak Prabowo, dan beliau menyampaikan salam hormat itu,” imbuhnya. 

Haedar menyambut baik kunjungan Muzani. Dia mengatakan, silaturahmi tersebut menjadi momentum penting untuk membahas berbagai isu strategis, termasuk dinamika geopolitik global. 

“Dalam menghadapi geopolitik global itu, kami mendiskusikan bahwa modal terkuat kita adalah persatuan. Jadi ketika kita bersatu menghadapi situasi politik global seberat apa pun, Indonesia insya Allah akan mampu menghadapinya,” ujar Haedar. 

Ketua Umum PP Muhammadiyah dua periode ini juga menyampaikan keyakinannya terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo dalam menjaga kedaulatan bangsa dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan di tingkat global. 

Baca juga : Saatnya Indonesia Jadi Pusat Industri Halal Dunia

“Kami percaya bahwa Presiden Prabowo dengan semangat konstitusional dan menjaga kedaulatan Indonesia akan membawa Indonesia pada prinsip-prinsip kemerdekaan, keadilan, dan kemanusiaan yang beradab dalam orientasi politik global, termasuk membela Palestina,” katanya. 

Selain isu geopolitik, Haedar menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai kunci menyongsong visi Indonesia Emas 2045. 

“Ketika berbicara tentang bangsa dan negara, kita punya potensi besar. Untuk menjadi negara maju ke depan, terlebih di era Indonesia Emas 2045, kita perlu fokus membangun SDM melalui pendidikan, kesehatan, dan sosial yang kuat,” jelasnya. 

Dia menambahkan, Muhammadiyah akan terus berkomitmen dalam penguatan sektor tersebut, termasuk mendorong pembangunan ekonomi nasional. 

Baca juga : Warga Ngeluh, Sampah Numpuk Pasca Lebaran

“Dan Muhammadiyah tetap concern di situ, ditambah dengan memperkuat dan membangun ekonomi,” pungkasnya. [BSH]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.