BREAKING NEWS
 

Masa Persidangan V, DPR Lanjutkan Pembahasan 4 RUU Krusial

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : UJANG SUNDA
Selasa, 12 Mei 2026 20:24 WIB
Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan pidato saat Rapat Paripurna ke-18 Pembukaan Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Foto: Tedy O Kroen/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - DPR membuka Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 melalui Rapat Paripurna, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/5/2026). Dalam Masa Sidang yang dimulai 12 Mei hingga 21 Juli ini, DPR akan membahas empat Rancangan Undang-Undang (RUU) krusial.

Keempatnya adalah RUU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK), RUU Hukum Perdata Internasional, RUU Statistik, dan RUU Desain Industri.

Rapat Paripurna dimulai sekitar pukul 10.03 WIB dipimpin Ketua DPR Puan Maharani, didampingi Wakil Ketua DPR Saan Mustopa dan Cucun Ahmad Syamsurijal.

Sebelum dimulai, Puan menyebut, Rapat Paripurna kali ini dihadiri 292 anggota dari 579 anggota DPR. Sebanyak 287 anggota sisanya absen. Meskipun demikian, rapat telah quorum karena dihadiri lebih dari 50 persen anggota.

Baca juga : Ekonomi RI Keluar Dari Kutukan Pertumbuhan 5 Persen

Dalam pidato pembukaannya, Puan menyambut kembali para anggota Dewan yang baru saja menyelesaikan masa reses di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing. Karen itu, sangat penting untuk membawa aspirasi rakyat ke dalam kerja-kerja parlemen.

"Aspirasi yang telah disampaikan oleh konstituen akan menjadi tanggung jawab kita bersama untuk ditindaklanjuti melalui fungsi-fungsi DPR," ujar Puan.

Adsense

Dalam masa sidang ini, kata Puan, DPR berkomitmen untuk melanjutkan pembahasan tingkat pertama pada sejumlah RUU krusial. Seperti, RUU PPSK, RUU Hukum Perdata Internasional, RUU Statistik, dan RUU Desain Industri.

Selain agenda legislasi yang sudah terjadwal, Puan mengungkapkan telah menerima audiensi dari kelompok buruh salah satunya untuk pembentukan RUU Ketenagakerjaan. "Aspirasi para buruh ini akan segera ditindaklanjuti," janji dia.

Baca juga : Mahasiswa Indonesia di AS Luncurkan Platform Pembelajaran Nusantara AI Institute

Selain legislasi, Puan juga menyoroti berbagai isu strategis dalam fungsi pengawasan. Seperti keselamatan transportasi, pengamanan TNI di wilayah konflik, hingga persoalan ekonomi kerakyatan.

Puan juga menyampaikan dukacita atas gugurnya prajurit TNI di Lebanon saat menjalankan misi perdamaian PBB, Praka Rico Pramudia. Termasuk duka cita atas meninggalnya Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Haerul Saleh yang meninggal dunia dalam insiden kebakaran di kediamannya pada Jumat (8/5/2026).

"DPR menyampaikan penghormatan dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengorbanan para putra terbaik bangsa dalam mengemban tugas mulia sebagai penjaga perdamaian dunia," ucap Puan

Puan juga turut menyampaikan dukacita untuk para korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur dan kecelakaan bus di jalan lintas Sumatera, di Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan (Sumsel).

Baca juga : Perang Harus Berhenti, Bebas Aktif Bukan Pasif Demi Cegah Kejahatan Kemanusiaan

Di akhir pidatonya, Puan mengajak seluruh anggota Dewan bekerja maksimal demi kepentingan rakyat di sisa tahun sidang ini. "Tibalah saatnya kita memasuki masa persidangan untuk menjalankan fungsi konstitusional dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat," tutup Puan.

Dalam Rapat Paripurna ini juga terdapat agenda pelantikan Pengganti Antar-Waktu (PAW) Anggota DPR Masa Jabatan 2024-2029. Yang dilantik adalah putri mantan Wakil Ketua DPR Adies Kadir, Adela Kanasya Adies.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense