RM.id Rakyat Merdeka - Komisi III DPR RI mengapresiasi langkah tegas dan komitmen Bareskrim Polri dalam menangani kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan dan Sumatera.
"Bareskrim Polri tidak hanya menindak pelaku pembakar di lapangan, tetapi juga berkomitmen mengejar aktor utama dan pihak-pihak yang mengeruk keuntungan finansial dari kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan dan Sumatera," ujar Habiburokhman, Senin (24/8/2026).
Baca juga : Wayan Sudirta Dorong Bareskrim Sikat Aktor Intelektual Karhutla
Habiburokhman menegaskan, penegakan hukum dalam kasus karhutla harus menyentuh akar masalah. Mengingat penindakan selama ini lebih banyak menyasar pekerja atau masyarakat di lapangan. "Sementara dalang korporasi atau pemodal yang meraup untung dari lahan yang hangus, kerap tidak tersentuh. Pendekatan follow the money dan penindakan tegas tanpa pandang bulu ini sejalan dengan agenda reformasi penegakan hukum yang berkeadilan," cetusnya.
Pada kesempatan yang sama, Habiburokhman juga merespons positif langkah pencegahan proaktif jajaran Polri, terkait penanganan karhutla. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur air di titik-titik rawan, meliputi 1.296 embung dan 834 sekat kanal. Menurutnya, hal tersebut merupakan bukti keseriusan Polri dalam mengimplementasikan instruksi Presiden Prabowo Subianto, agar seluruh jajaran bertindak all out dalam menghentikan serta mencegah bencana karhutla secara berkelanjutan.
Baca juga : Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
"Pembangunan infrastruktur air tersebut adalah wujud nyata kerja presisi yang langsung dirasakan manfaatnya untuk memitigasi bencana asap tahunan," ujar Habiburokhman.
"Komisi III DPR RI berkomitmen penuh mendukung dan mengawal setiap langkah Polri, baik dalam penegakan hukum yang tegas terhadap para perusak lingkungan maupun upaya mitigasi berkelanjutan, demi menjaga keselamatan masyarakat dan ekosistem kita," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.