RM.id Rakyat Merdeka - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pertamina (Persero) memutuskan merombak jajaran direksi perseroan. Struktur manajemen di level direksi kini lebih ramping.
Posisi Direktur Utama Pertamina masih dijabat Nicke Widyawati. Hanya saja, dalam struktur yang baru, jajaran direksi hanya dihuni enam direktur dari sebelumnya sebelas direktur. Sementara, untuk susunan komisaris masih tetap.
Baca juga : Jangan Hubungkan Kasus George Floyd dengan Kasus Mahasiswa Papua di Surabaya
Anggota Komisi VI DPR Muhammad Rapsel Ali berharap, perubahan kebijakan ini bisa membuat kinerja perusahaan migas negara tersebut lebih sehat dan produktif. “Kami di parlemen tentu sangat mendukung. Kami berharap apa yang dilakukan dapat membuat Pertamina semakin sehat dan produktif," ucapnya, dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat (12/6).
Dia juga berharap, nantinya Pertamina di masa depan bisa bersaing dengan perusahaan migas milik asing. "Pertamina harus menjadi perusahaan migas top dunia. Namun tetap menjaga kesinambungan di dalam negeri,” ujar politisi Partai Nasdem tersebut.
Baca juga : DPR Dukung Pemerintah Terkait Perairan Natuna
Rapsel berharap, kepemimpinan Nicke dan organisasi yang baru mampu menjalin kerja sama yang baik dengan semua pihak. Termasuk legislatif. Berbagai kebijakan strategis untuk kepentingan negara dan masyarakat harus dibahas dengan wakil rakyat di parlemen.
“Pertamina diharapkan dapat membawa bangsa Indonesia bangkit dari masa sulit ekonomi karena pandemi seperti yang terjadi sekarang ini,” pesannya. [USU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.