Sebelumnya
Golkar itu identik dengan partai penguasa yang hampir tidak berada di luar pemerintahan. Apakah ini akan terus dipertahankan?
Roh partai Golkar ini adalah golongan karya, artinya golongan yang berkarya. Golkar adalah partai developmentalist yang memang berorientasi pada pembangunan. Karena dari sejarahnya, Golkar itu dibentuk untuk menampung kelompok ABG : ABRI, Birokrasi, dan Golongan.
Baca juga : Peduli Kesehatan, Hamdi Dan Ketua DPD Golkar Bekasi Gelar Pengobatan Gratis
Jadi sudah kita lihat bahwa dengan namanya saja sudah menyiratkan bahwa partai ini didedikasikan untuk pembangunan. Kalau kita tidak ikut bersama pemerintah, artinya kita akan mengkhianati roh dari golongan karya tersebut.
Dan kita paham betul bahwa kader dan partai ini akan bermanfaat kalau kita berada di dalam pemerintahan atau kekuasaan begitu. Di situlah kita bisa ikut berpartisipasi untuk membangun,menuangkan ide, gagasan dan juga konsep-konsep yang bisa berguna untuk pembangunan negara ini.
Baca juga : Ical Setia Ke Airlangga
Saat Orde Baru, Golkar selalu jadi jawara Pemilu dengan raihan suara yang fantastis loh....
Karena dulu partainya hanya 3. Dan pada 1999, partai ada 47 dan otomatis suaranya terpecah. Namun sudah bagus Golkar memperoleh suara terbanyak kedua. Saat ini ada 18 partai politik. Ini kan suaranya terpecah-pecah ya.
Baca juga : Bagikan Laptop Ke Seluruh DPD, MPO Partai Golkar Siap Perang Udara Di Pemilu
Mungkinkah Golkar kembali berjaya seperti sebelumnya?
Kalau misalnya suara itu dikonsolidasikan semua menjadi satu kekuatan, maka Golkar bisa saja menang kembali meraih sebagai running party. Tapi kita tahu kondisi sekarang bahwa partai yang lahir dari rahim Golkar itu sendiri meraih kemenangan di pemilu-pemilu sebelumnya seperti Gerindra, NasDem kemudian Hanura. Kalau ini dipersatukan kembali saya kira bisa meraih kemenangan dan mendominasi mayoritas suara di parlemen pemilu.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.