Sebelumnya
Di luar kontroversinya, majunya Gibran diprediksi bisa menggerus suara Ganjar di akar rumput, khususnya di Jawa Tengah. Tanggapan Anda?
Dengan luka hati, dan ketua umum telah memerintahkan: kalau ingin membantu, maka lakukan tugasmu dengan menyapa rakyat. Ganjar dan Mahfud mereka berasal dari rakyat dan telah teruji melalui proses yang luar biasa. Mereka sampai berada di posisi saat ini tidak mendapatkan karpet merah dan tidak juga mendapat fasilitas. Mereka berjuang sendiri. Bahwa ada yang menyebut di Jateng bakal tergerus, kita lihat saja. Mesin kita solid dan terus bergerus. Nggak usah bermimpi.
PDIP dua kali menang lawan Prabowo. Sekarang lawan Prabowo, ada Pak Jokowi. Tentu ini bakal jauh merepotkan....?
Baca juga : Dukung Percepatan Digitalisasi Daerah, Bank DKI Jadi BPD Terbaik
Saat saya melihat deklarasi mereka. Saya meneteskan air mata. Saya merasakan seluruh kesedihan dan luka. Saat ini saya pakai baju hitam karena masih berduka.
Saya lihat yang mendeklarasikan kebanyakan kelompok yang mengatakan Pak Jokowi planga-plongo, Pak Jokowi PKI, tidak pantas jadi presiden. Apakah begitu besar ambisi kekuasaan sehingga harus menghilangkan kemanusiaan dan harga diri.
Di saat mereka mengatakan seperti itu, kami berdiri teguh membela. Dalam hidup itu pengkhianatan sudah biasa, tetapi saya percaya satu hal, mudah-mudahan kebenaran akan menemukan jalan menghadapi kebatilan.
Baca juga : Demokrat Pasti Senang Kalau AHY Jadi Menteri
Ada yang menanggap berpalingnya Jokowi karena diperlakukan dengan istilah petugas partai. Penjelasan anda?
Saya bingung, orang melihat kata petugas partai dalam arti sempit. Saya mau cerita. Saat Pak Jokowi menghadap Bu Mega untuk menjadi calon wali kota Solo, dia selalu dibilang petugas partai. Kenapa saat itu tidak sakit hati.
Partai itu bukan organisasi alien. Partai itu dibangun oleh rakyat, bukan elite. Anggota partai itu adalah rakyat. Partai itu dibentuk oleh rakyat atas pemikiran yang sama, ideologi yang sama.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.