Sebelumnya
Karena sebagai anak, PKB tidak boleh di atas PBNU. Namun, sebagai orang tua, PBNU juga harus mengayomi PKB sebagai anaknya. Karena orang tua pasti paham pendekatan apa yang harus digunakan kepada anaknya.
“Begitu kira-kira. Orang tua pasti tahu apa yang harus dilakukan kepada anaknya. Namun, si anak juga jangan kurang ajar sama orang tuanya. Anak juga jangan durhaka sama orang tua,” urai Lukman.
Bagaimana tanggapan PKB soal pemanggilan Lukman sebagai jalan tengah menuju islah dengan PBNU? Ketua DPP PKB Daniel Johan belum mengetahui hal tersebut. “Maaf saya nggak paham,” katanya, singkat.
Baca juga : Nama Calon Menteri Makin Mengerucut
Seperti diketahui, hubungan antara PBNU dan PKB makin panas belakangan ini. Di DPR, PKB yang dimotori Cak Imin menggulirkan Pansus Haji terhadap Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Gus Yahya yang merupakan kakak kandung dari Yaqut, melakukan pembelaan. Tak hanya membela, PBNU di bawah komando Gus Yahka kemudian membentuk Tim 5 dan selanjutnya menjadi Pansus PKB. Tugas Pansus adalah mengambil PKB dari tangan Cak Imin.
Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah menilai, pemanggilan Lukman lebih kepada dramatisasi PBNU atas konflik dengan PKB yang dibuatnya sendiri.Menurut Dedi, PBNU sepertinya gusar bukan sekedar konflik organisasi, tetapi bisa saja terkait manuver Cak Imin yang menggalang Pansus Haji.
Baca juga : Sering WA-an Urusan Pribadi, Anies-Ahok Mulai Mesra
Kata Dedi, memanggil Lukman tidak akan memberi pengaruh pada konflik tersebut. Bahkan, PBNU tidak akan mendapat apapun dari keterangan Lukman.
“Karena PKB memang bukan bagian dari NU. Meskipun berdiri dan lahir dari NU, tetapi di anggaran dasar mereka tidak ada NU,” ulas Dedi, tadi malam.
Ia memandang perlu dilakukan rekonsiliasi agar PBNU dan PKB kembali mesra. Khususnya dilakukan dari elite PBNU, agar tidak berlebihan dalam memposisikan PKB. “Muara persoalan ini rasanya muncul dari Yahya Staquf, bisa saja Yahya miliki persoalan personal,” kata Dedi.
Baca juga : Dipannya Kayu, Lantainya Vinyl, Bantalnya Sederhana
Di sisi lain, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menyebut Bos NU telah melecehkan keputusan paripurna DPR. Karena pembentukan Pansus Haji merupakan hak dari anggota DPR.
Sebab itu, setiap keputusan dari parlemen itu merupakan produk lembaga, bukan keinginan pribadi. “Itu pelaksanaan konstitusi yang harus dihormati,” kata Jazilul.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu, 31 Juli 2024 dengan judul PBNU Panggil Mantan Sekjen PKB, Gus Yahya Vs Cak Imin Makin Meruncing
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.