BREAKING NEWS
 

Bantah Retak Gara-gara Gas Melon, Golkar-Gerindra Seirama

Reporter : BHAYU AJI PRIHARTANTO
Editor : ADITYA NUGROHO
Selasa, 11 Februari 2025 08:10 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Golkar membantah hubungannya dengan Partai Gerindra retak buntut kelangkaan gas LPG 3 kg. Beringin memastikan, kedua partai masih seirama.

Kebijakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia yang melarang pengecer jual gas melon sempat membuat antrean pembeliaan di mana-mana. Presiden Prabowo Subianto pun sampai turun tangan.

Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco menegaskan kebijakan pembatasan penjualan LPG 3 kg di pengecer bukan Presiden Prabowo. Pernyataan inilah yang menimbulkan isu keretakan.

Baca juga : Oleh Soleh: Saya Usul Pelarangan Bukan Pembatasan

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham menegaskan, hubungan partainya dengan Gerindra tetap solid. “Tidak ada masalah,” tegasnya, saat konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/2/2025).

Mantan Menteri Sosial ini mengatakan, isu pembenahan distribusi gas LPG 3 Kg seharusnya menjadi perhatian bersama, bukan malah dimanfaatkan untuk memecah belah Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus. Menurut Idrus, isu ini justru diklaimnya dapat memperkuat dukungan Golkar terhadap pemerintahan Presiden Prabowo.

Adsense

“Kami sudah lebih jauh ke depan. Jauhnya ke depan itu sudah ada pikiran-pikiran yang berkembang dan sudah ada kesepahaman,” ujar Idrus.

Baca juga : Pratama Persadha: Indonesia Sedang Pikirkan Pembatasan

Selain itu, Idrus juga mengakui saat ini Golkar dan Gerindra sedang berfokus dalam penguatan kerja sama politik untuk jangka panjang. Tak terkecuali dalam menghadirkan sederet kebijakan yang pro rakyat sesuai dengan program Presiden Prabowo Subianto.

“Pak Prabowo sudah menggariskan adanya Asta Cita itu. Nah, bagaimana Asta Cita ini bisa dilaksanakan dengan baik? Itu hanya bisa apabila ada dukungan konsep yang berkualitas,” katanya.

Idrus menambahkan, hubungan baik antara Golkar dan Gerindra setelah polemik gas LPG 3 Kg bisa dilihat dari unggahan Bahlil Lahadalia serta Sufmi Dasco Ahmad. Menurutnya, kedua petinggi partai itu sama-sama mengungkap solusi terhadap penyaluran gas melon.

Baca juga : Para Menteri Nggak Usah Waswas Bakal Direshuffle

“Apa pun usaha mereka untuk mengadu domba, apalagi mau memecah antara Gerindra dan Golkar, saya punya keyakinan itu tidak mungkin dilakukan dan pasti orang itu kecewa,” kata Idrus

Sebelumnya, Bahlil menegaskan, masalah LPG 3 kg tidak boleh dijadikan bahan spekulasi politik. Menurutnya, kelangkaan LPG lebih disebabkan oleh faktor teknis dalam distribusi dan kebijakan subsidi yang perlu dievaluasi. [BYU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense