BREAKING NEWS
 

Bursa Calon Ketua Umum Kabah

Gus Yasin Tunggu Restu Pimpinan PPP Daerah

Reporter : FAQIH MUBAROK
Editor : WIDIA SAPUTRA
Sabtu, 15 Maret 2025 07:30 WIB
Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Taj Yasin Maimoen alias Gus Yasin. (Foto: Instagram/tajyasinmz)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan menggelar Muktamar ke-10 usai Hari Raya Idul Fitri 2025. Bursa Calon Ketua Umum PPP pun mulai menghangat. Salah satu calon yang digadang-gadang menakhodai partai berlambang Ka'bah tersebut adalah Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Taj Yasin Maimoen alias Gus Yasin.

Putra Ulama kharismatik, almarhum KH Maimoen Zubair, itu mengaku mendengar naman­ya disebut pontensial memimpin PPP. Namanya pun sudah diba­has pengurus, tokoh, dan kiai PPP se-Jateng.

Namun, Gus Yasin mengem­balikan keputusan ini kepada pengurus daerah yang memiliki suara di arena Mukmatar PPP. "Saya belum dapat mengatakan maju atau tidak. Semua saya kembalikan kepada para pengurus daerah maupun wilayah yang punya izin untuk itu," ungkap Gus Yasin, saat Buka Bersama, di Ponpes Fadhlul Fadhlan Mijen, Kota Semarang, Kamis (13/3/2025).

Baca juga : Bali Pertahankan Tradisi Dengan Kucurkan Insentif

Gus Yasin bertekad mengem­balikan PPP ke Senayan pada Pemilu 2029. Apabila diberi amanah dan dianggap layak, dia akan mempertimbangkan untuk maju dan bersedia mengangkat PPP bersama seluruh kader.

Dia mengatakan, untuk men­capai kesuksesan, PPP butuh pemimpin yang sah, diterima simpatisan, kader, dan seluruh pengurus Partai Ka’bah. Gus Taj mengatakan, akan ada pertemuan para kiai dan tokoh PPP men­yongsong Muktamar. Pertemuan ini untuk mencari strategi dan langkah kebangkitan PPP.

Adsense

"Saya diundang, memang perlu disengkuyung (didorong) bareng. Kuncinya, PPP harus kembali ke pesantren. Kita rang­kul kembali para kader, para kiai, pesantren, yang dulu pernah membesarkan PPP," pesan Gus Yasin.

Baca juga : Infrastruktur Energi Siap Dukung Mudik Idul Fitri

Soal gagalnya PPP masuk ke DPR di Pemilu 2024, Gus Yasin ingat pesan Mbah Maimoen yang mengatakan, sebagai partai Islam, PPP ada saatnya tirakat. Meski tetap harus berfungsi memberi saran masukan bagi Pemerintah dari luar.

"Mungkin saja karena teguran Allah. Namun, saya ingat betul kata Mbah Moen sebelum wafat. PPP perlu tirakat, ada kalanya ti­rakat dari parlemen. Tetapi harus kembali lagi, sebab kata Mbah Moen, PPP adalah partai yang harus ada untuk penyeimbang Indonesia," tegasnya.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Fadhlul Fadhlan Semarang, KH Fadlolan Mussaffa’, me­nyatakan, PPP dan kiai sepakat mengusung Gus Yasin maju sebagi calon ketua umum PPP pada Muktamar ke-10 nanti. Menurutnya, selain mendapat banyak dukungan dari kader di bawah, Gus Yasin juga merepre­sentasikan pesantren.

Baca juga : 6 Bendungan Topang Swasembada Pangan

"Sesuai dengan tema Muktamar, kembalinya PPP ke pesantren, bismillah mulai hari ini kita ambil miqot untuk mengantarkan Gus Yasin maju Ketua Umum PPP. Kita kemba­likan Ketua Umum kepada Kiai Pesantren Gus Yasin," ujarnya.

PPP rencananya akan mengge­lar Muktamar ke-10 di Bali. DPP PPP telah menunjuk Ermalena sebagai Steerring Commietee (SC) dan Arya Permana selaku Organizing Committee (OC).

"Kalau tempat, kita maunya di Bali. Tetapi masih nyari waktu yang tepat, kesepakatannya, habis Lebaran," kata Amir Senin (10/03/2025). 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense