BREAKING NEWS
 

Soal Perebutan Kursi Ketua Golkar Bali

Tokoh Muda Usulkan Solusi Jalan Tengah

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : ROMDONY SETIAWAN
Sabtu, 12 Juli 2025 07:20 WIB
I Nyoman Diana. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Persaingan ketat dua tokoh senior dalam perebutan kursi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Bali periode 2025-2030, berpotensi memecah soliditas partai di Pulau Dewata. Sebab itu, sejumlah kader Golkar Bali mendorong munculnya calon alternatif dari kalangan muda, yang bisa menjadi jalan tengah.

Wakil Bendahara Bidang Opini Publik DPD II Partai Golkar Kabupaten Tabanan, I Made Wijaya Kusuma menyatakan, Partai Golkar dikenal sebagai partai terbuka, yang tidak dimiliki oleh seseorang founder atau figur seperti partai lain. Karenanya, siapapun kader yang memiliki keinginan untuk memajukan dan membesarkan partai, bisa men­jadi pemimpin atau ketua.

“Partai Golkar menjunjung tinggi sistem demokrasi yang kuat dan terbuka. Itu sudah ber­langsung sejak lama, bukan baru dimulai seat era keterbukaan dan transparansi partai seperti saat ini,” ujar Made Wijaya, di Ta­banan, Bali, Jumat (11/7/2025).

Diketahui, Musyawarah Daer­ah (Musda) DPD I Partai Gol­kar Provinsi Bali akan digelar, Minggu (13/7/2025). Ada dua kandidat kuat yang akan bertar­ung dalam perebutan kursi orang nomor satu di Bali, yakni Ketua DPD I Golkar Bali petahana I Nyoman Sugawa Korry, dan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar Gede Sumarjaya Linggih alias Demer.

Melanjutkan keterangannya, Made Wijaya mengatakan, mun­culnya dua kubu calon Ketua Golkar Bali membuat suhu poli­tik di internal partai memanas, serta berpotensi menurunkan soliditas dan citra partai di Pulau Dewata. Sebab itu, pihaknya berusaha meredam ketegangan, munculkan calon alternatif dari kalangan muda yang bisa men­jadi jalan tengah.

Baca juga : Airlangga Tancap Gas

Salah satu nama yang disodorkan, ungkap dia, I Nyoman Diana. Nyoman Diana adalah pengusaha sekaligus akademisi yang dikenal sebagai pemilik Kampus Indiana dan pemimpin PT Lawu Agung/CTI Asia, peru­sahaan pengirim tenaga kerja ke kapal pesiar dunia maupun land base Eropa dan Amerika.

Made Wijaya meyakini sosok kader muda seperti Nyoman Diana bisa menjadi solusi dalam mendinginkan situasi, sekaligus membawa pembaruan di tubuh partai. “Sudah saat Partai Golkar memberi ruang pada kader muda potensial, yang punya integritas, loyalitas, dan visi membesarkan partai,” imbuhnya.

Dia menambahkan, berjalan­nya kaderisasi dan regenerasi di tubuh Partai Beringin, akan membuat roda organisasi ber­jalan baik. Munculnya kader muda yang potensial dan memi­liki integritas, akan membuat konsolidasi internal semakin baik dan independen.

“Contoh nyata dalam pemerin­tahan, kita memiliki wakil presi­den dari kalangan muda. Langkah ini akan membawa estafet tampuk pimpinan negara di masa depan. Selain itu, memberi kesempatan kaum muda untuk memimpin juga bisa berdampak luas pada minat generasi muda Bali untuk terjun ke politik praktis,” tuturnya.

Adsense

Terpisah, politisi Partai Gol­kar, I Nyoman mengucapkan terima kasih atas dorongan dari pengurus, tokoh senior, dan muda Partai Golkar Bali, yang mendukungnya untuk maju sebagai salah satu bakal calon Ketua DPD I Golkar Bali.

Baca juga : Erick Usul Tambahan Anggaran Rp 454 M

“Bagi saya, dukungan ini menjadi semangat dan motivasi untuk siap mengemban amanah sebagai Ketua DPD I Golkar Bali. Ini demi membawa partai ke arah yang lebih baik dan relevan dengan tantangan zaman,” ujat Diana di Denpasar, Bali, Jumat (11/7/2025).

Menurut dia, tertundanya pelak­sanan Musda Golkar Bali, men­jadi kesempatan pihaknya untuk melakukan konsolidasi internal. Sebab, generasi muda Partai Gol­kar memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi nyata.

“Kami siap berkolaborasi dengan semua elemen partai, dari senior hingga milenial, untuk membangun Partai Golkar yang modern, inklusif, dan mampu menjawab aspirasi masyarakat Bali,” cetusnya.

Jika dipercaya memimpin Partai Golkar Bali, Diana men­gatakan, prioritas utama yang akan dilakukan adalah revi­talisasi, penguatan kaderisasi, dan pemanfaatan teknologi un­tuk menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.

“Kami akan fokus pada program yang pro rakyat, terutama dalam menghadapi dinamika sosial dan ekonomi di Bali,” imbuhnya.

Baca juga : Jakarta Lengser Dari List 10 Kota Termacet Di Dunia

Sebelumnya, Ketua DPD I Par­tai Golkar Bali, I Nyoman Sugawa Korry menegaskan, siap maju atau kembali mencalonkan diri dalam Musda mendatang. Dia mengaku, memiliki hak untuk maju di peri­ode kedua, sesuai aturan dan telah memenuhi syarat.

“Saya tidak pada posisi opti­mis atau pesimis. Ketika DPP, khususnya ketua umum, mem­berikan arahan boleh maju, ya saya maju. Sekarang, saya menunggu lampu hijau,” ujar Sugawa di Denpasar, Bali, Senin (7/7/2025).

Senada, Ketua DPP Partai Golkar, Gede Sumarjaya Ling­gih alias Demer optimistis bisa merebut kursi Ketua DPD IGolkar Bali secara aklamasi. Dia mengklaim telah mengantong lebih dari 70 persen dukungan dari pemilik hak suara, di Musda mendatang.

“Syarat minimal untuk men­calonkan diri sebagai calon ketua, harus mendapat dukungan 30 persen pemilik suara. Saya sudah lebih dari itu,” ujar Demer.

Lebih lanjut, dia menegaskan, dirinya sudah mendapat restu dari DPP Golkar untuk maju sebagai calon Ketua DPD IGol­kar Bali. “Kalau tidak diizinkan, saya nggak berani,” cetus ang­gota Fraksi Partai Golkar di DPR ini.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense