RM.id Rakyat Merdeka - Periode kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), akan berakhir Agustus 2025. Meski waktu pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar Sulsel belum ditetapkan, para bakal calon Ketua Golkar Sulsel mulai unjuk kekuatan.
WaliKota Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan kesiapan untuk maju dalam perebutan Ketua Golkar Sulsel periode 2025-2030 di Musda mendatang. Dia telah menyiapkan sejumlah strategi untuk memperkuat peran dan posisi, serta kembali menjadikan Golkar sebagai partai terbesar di Provinsi Sulsel.
“Ini waktu yang tepat untuk menjalankan berbagai strategi dan pendekatan-pendekatan dalam rangka memperkuat posisi Golkar di kancah politik lokal,” ujar Appi, sapaan Munafri Arifuddin dalam keterangannya, dikutip Jumat (25/7/2025).
Ketua DPD II Golkar Kota Makassar ini mengungkapkan, pihaknya telah melakukan silaturahmi ke tokoh-tokoh senior dan elit Golkar, untuk memperkuat posisi pencalonan di Musda XI Golkar. Di antaranya, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar, Bahlil Lahadalia, dan mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK)
“Dalam silaturahmi itu, kami mendapat lampu hijau untuk maju di Musda nanti. Kami mendapat izin untuk melakukan sosialisasi, serta membangun strategi untuk mengembalikan marwah dan menjadikan Golkar sebagai pemenang Pemilu di Sulsel,” urainya.
Baca juga : Mind ID Bantu Ratusan Pelaku UMK Naik Kelas
Sebagai informasi, sejumlah Ketua dan pengurus DPD II Golkar di Provinsi Sulsel menemui Jusuf Kalla di kediamannya, Jakarta Selatan, Selasa (16/7/2025). Ketua DPD II Golkar Kabupan Tana Toraja, Victor Datuan Batara mengatakan, pertemuan dengan JK tidak membahasan soal Musda XI Golkar.
Menurutnya, pertemuan itu hanya silaturahmi biasa, yang membahas soal Golkar dan masalah-masalah kebangsaan lainnya. “Pak JK berpesan, Golkar harus solid dan dinamika di internal Golkar Sulsel tetap kondusif. Tidak boleh ada gesekan sesama kader partai,” imbuhnya.
Melanjutkan keterangannya, Appi mengatakan, pihaknya akan mengikuti seluruh tahapan Musda XI Golkar Sulsel secara tertib, serta terus memperkuat komunikasi dan konsolidasi di internal partai.
“Ini bukan soal siapa yang maju. Tapi, bagaimana kita bersatu dan bersama-sama membawa Golkar kembali ke posisi puncak di Provinsi Sulsel,” tandasnya.
Sebelumnya, Ketua Golkar Sulsel, Taufan Pawe memastikan akan kembali maju pada Musda mendatang. Dia juga mengklaim telah menerima dukungan sejumlah pemilik suara, sebagai salah satu syarat untuk mencalonkan diri sebagai bakal calon Ketua Golkar Sulsel periode 2025-2030.
Baca juga : Bahlil Bakal Bikin Pulau Papua Terang 24 Jam
“Iya, pasti (kembali mencalonkan diri sebagai Ketua Golkar Sulsel),” kata Taufan kepada wartawan, di kantor DPP Golkar, Jakarta, Kamis (24/7/2025).
Namun, saat ditanya tentang waktu pelaksanaan Musda, dia mengaku belum bisa memberikan bocoran. Taufan mengakui, sejumlah DPD I Golkar telah menggelar Musda, tapi belum ada jadwal definitif untuk pelaksanaan Musda XI Golkar Sulsel.
“Kemungkinan Musda Sulsel akan menjadi penutup dari seluruh agenda Musda DPD I Golkar di seluruh Indonesia,” kilah anggota Komisi II DPR ini.
Yang jelas, sambung dia, DPP Golkar telah mengeluarkan petunjuk pelaksanaan (juklak) pelaksanaan Musda XI Golkar Sulsel. Dia menjelaskan, juklak itu berisi tentang seluruh tahapan pelaksanaan Musda, termasuk syarat calon untuk maju dalam pemilihan Ketua DPD I Golkar.
Taufan juga enggan mengungkap dukungan DPD II Golkar yang dimilikinya, untuk kembali mencalonkan diri di Musda mendatang. “Saya ‘No Comment’ dulu. Nanti dilihat,” imbuhnya.
Baca juga : Pramono Dukung Penuh Penyidikan Beras Oplosan
Mantan Wali Kota Pare Pare ini juga tak mau mengomentari langkah pesaingnya, Munafri Arifuddin, yang melakukan silaturahmi bersama sejumlah pengurus DPD II Golkar di Provinsi Sulsel ke kediaman JK. “Saya tidak mau masuk ke wilayah itu. Jangan saya digaruk,” tandasnya.
Sementara, Sekretaris Golkar Sulsel, Marzuki Wadeng mengungkapkan, pihaknya masih menunggu ararahan DPP Golkar, tentang pelaksanaan Musda. Menurutnya, penyusunan teknis Musda belum dimulai, karena jadwal resmi belum diterbitkan DPP.
“Kalau jadwalnya sudah ada, pasti kami siapkan. Semua proses internal partai akan mengikuti ketentuan dan arahan DPP,” ujarnya. [KAL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.