RM.id Rakyat Merdeka - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Papua Barat mengungkapkan, ada dua mantan bupati di Papua Barat akan bergabung ke Partai Gajah. PSI percaya diri, kehadiran dua tokoh itu akan menambah kekuatan partai dalam menghadapi Pemilu 2029.
"Dua mantan bupati segera bergabung bersama PSI Papua Barat. Mereka akan memperkuat PSI di Papua Barat," ujar Sekretaris DPW PSI Papua Barat Andris Bombing Worisio, di Manokwari, Papua Barat, dikutip Minggu (17/5/2026).
Dia mengatakan, komunikasi PSI dengan dua mantan kepala daerah di Papua Barat sudah final. Saat ini, kedua tokoh tersebut tengah mengurus proses perpindahan dari partai lama menuju PSI.
Andris optimis, kehadiran kedua figur berpengalaman itu akan menjadi tambahan energi bagi PSI Papua Barat dalam menghadapi kontestasi demokrasi dan berbagai agenda politik ke depan, khususnya Pemilu 2029.
Baca juga : Bahlil: Tak Ada Sistem Kasta Di Partai Golkar
"Selain menjadi booster energi, hal ini menunjukan bahwa PSI Papua Barat semakin dipercaya. Keduanya memiliki pengalaman dan kemampuan politik untuk memperkuat partai dalam menghadapi Pemilu," ucapnya.
Andris menambahkan, semangat perjuangan seluruh kader di Papua Barat semakin besar, pascapelaksanaan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil). Pasalnya, kegiatan itu dihadiri langsung Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI Kaesang Pangarep.
"Selain menambah semangat dan soliditas internal, kehadiran Mas Kaesang menjadi magnet bagi sejumlah politisi senior di Papua Barat. Mereka melirik PSI sebagai partai masa depan," imbuhnya.
Tambahan kekuatan baru ini, lanjut Andris, membuat PSI Papua Barat semakin optimis dalam menghadapi Pemilu mendatang. Dia juga mengajak masyarakat dan tokoh-tokoh politik di Papua Barat untuk bergabung ke PSI.
Baca juga : 3 Perusahaan Setor Miliaran Ke Oknum Di Kemnaker
"PSI merupakan partai terbuka. Kami membuka ruang kapada siapa pun yang ingin berjuang dan membangun Papua Barat," tandasnya.
Sebelumnya, Kaesang meminta pengurus baru DPW PSI Papua Barat memperkuat eksistensi partai, dan meraih hasil maksimal pada kontestasi demokrasi. Dia juga menyoroti tantangan geografis Papua Barat, yang berdampak pada tingginya biaya transportasi dan terbatasnya akses antarwilayah.
"Saya berharap, pengurus DPW PSI baru dapat membesarkan dan membawa kemenangan di Papua Barat. Papua sangat membutuhkan pembangunan infrastruktur. Jarak antar kabupaten cukup jauh, transportasi masih terbatas, baik udara, laut, maupun darat," katanya.
Sebab itu, Kaesang meminta kepengurusan baru DPW PSI Papua Barat fokus memperkuat basis partai, sekaligus mendorong pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Baca juga : Pertamina Kelola Potensi Besar Limbah Migor SPPG
Putra bungsu Presiden ke-7 RI Jokowi ini juga meminta kader PSI segera membentuk kepengurusan hingga tingkat desa dan kelurahan. Dia menegaskan, kekuatan partai ditentukan oleh kesiapan struktur organisasi hingga level paling bawah.
"Struktur akan menjadi senjata kita saat bertanding di Pemilu 2029. Kita semua tidak menginginkan apa yang telah terjadi di Pemilu 2024 kemarin, kembali terulang di Pemilu 2029," pesannya.
Kaesang menekankan, struktur organisasi yang kuat akan menjadi fondasi penting dalam membangun basis massa, menjalankan aktivitas politik praktis, hingga melakukan penggalangan suara di tingkat masyarakat.
"Struktur berperan penting sebagai penggerak aktivitas politik, penggalangan suara, hingga konsolidasi partai di tingkat paling dasar," tandasnya. [OSP]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.