BREAKING NEWS
 

Di Tengah Meningkatnya Konflik Global

Demokrat Dukung Prabowo Jaga Stabilitas Ekonomi

Reporter : BOY SAKTI HAPSORO
Editor : ABDUL SHOMAD
Sabtu, 23 Mei 2026 06:50 WIB
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron. (Foto: Instagram/pdemokrat)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Demokrat menegaskan dukungannya terhadap berbagai langkah Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah meningkatnya tensi geopolitik global akibat konflik Amerika Serikat dan Iran.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron mengatakan, partainya ingin terus hadir memberikan solusi bagi bangsa dan negara, terutama di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian. 

“Niat kami dari Partai Demokrat ingin menghasilkan solusi terbaik bagi bangsa dan negara, yang tujuan akhirnya rakyat bisa merasakan kesejahteraan dan kebahagiaan dari berbagai aspek,” ujar Herman dalam keterangannya, di Jakarta, Jumat (22/5/2026). 

Herman menjelaskan, dukungan terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo sejalan dengan arahan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang selalu mengingatkan kader Demokrat agar menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan bangsa. 

Baca juga : Demokrat Kalsel Buka Peluang Calon Eksternal

“Pak SBY dan Mas AHY selalu mengingatkan kepada kita bahwa hari ini sudah terlalu banyak masalah. Karena itu, kader Partai Demokrat harus hadir sebagai bagian dari solusi, bukan justru menambah persoalan,” katanya. 

Menurut Herman, Pemerintahan Prabowo telah melakukan berbagai langkah strategis untuk menghadapi tantangan politik, ekonomi, keamanan, hingga sosial akibat perang Iran melawan Amerika Serikat dan Israel dalam tiga bulan terakhir. 

Adsense

Salah satu isu yang menjadi perhatian serius adalah potensi penutupan Selat Hormuz yang dinilai dapat mengganggu rantai pasok energi dan perdagangan internasional. Kondisi tersebut diperkirakan berdampak terhadap stabilitas harga energi dan perekonomian global. 

“Penutupan Selat Hormuz saya kira luar biasa dampaknya ke mana-mana dan ternyata memang diperhitungkan. Ini menjadi tekanan global yang pada akhirnya menjadi pembicaraan di semua negara,” jelas Herman. 

Baca juga : RI-Singapura Kerja Sama Ekonomi Hijau Dan Teknologi

Karena itu, dia menilai Indonesia perlu menyiapkan langkah mitigasi agar tidak terkena dampak lebih besar dari gejolak global tersebut. Herman berharap berbagai forum diskusi dapat melahirkan masukan strategis terkait kebijakan yang perlu diambil Pemerintah. 

“Negara harus hadir pada setiap persoalan bangsa, negara harus hadir pada setiap persoalan rakyat, dan rakyat harus merasakan keberhasilan negara,” tambahnya. 

Sebagai bentuk kontribusi pemikiran, Badan Riset dan Inovasi Strategis (BRAINS) DPP Partai Demokrat menggelar Proklamasi Democracy Forum (PDF) bertema “Dampak Ekonomi-Politik Global Pasca 3 Bulan Perang Iran vs AS-Israel” di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Kamis (21/5/2026). 

Herman berharap forum tersebut mampu menghasilkan solusi dan rekomendasi jangka menengah maupun panjang terkait langkah yang perlu ditempuh Indonesia dalam menghadapi tantangan global dan domestik. 

Baca juga : Jaksa KPK Sebut Ada Amplop Kode Angka Untuk Petinggi BC

Sementara itu, Kepala BRAINS DPP Partai Demokrat, Ahmad Khoirul Umam menilai situasi global dalam tiga bulan terakhir berkembang di luar prediksi banyak pihak. 

“Iran yang diprediksi hanya bisa bertahan selama tiga hari, nyatanya mampu bertahan dari gempuran Amerika Serikat selama kurang lebih tiga bulan. Ini di luar prediksi banyak orang,” ujar Umam. [BSH]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense