Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Menteri Ara Beri Apresiasi
Top, BSI Gelontorkan Kredit Rumah Rp 800 M
Sabtu, 23 Mei 2026 06:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengapresiasi kinerja PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) dalam menyukseskan program perumahan nasional. Menurutnya, penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) BSI telah mencapai 67 persen dari target tahun ini.
“Kami berterima kasih atas dukungan BSI terhadap program Pemerintah, termasuk di bidang perumahan. Kolaborasi ini penting agar semakin banyak masyarakat yang bisa mengakses rumah layak dan terjangkau,” kata Ara-sapaan Maruarar dalam keterangan resmi, Jumat (22/5/2026).
Ara juga menyampaikan, Program Kredit Program Perumahan (KPP) menunjukkan perkembangan yang positif di berbagai daerah.
Salah satu capaian tertinggi tercatat dalam kegiatan sosialisasi KPP yang diselenggarakan BSI di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga Rp 315,7 miliar.
Baca juga : AS Tunda Pasokan Senjata Ke Taiwan
“Program KPP ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong lahirnya kelas menengah baru,” ujarnya.
Ara menyebut, realisasi KPP secara nasional hingga saat ini telah mencapai sekitar Rp 16,2 triliun. Sementara untuk KPP BSI, penyalurannya telah mencapai sekitar 67 persen dari target Rp 1,2 triliun atau sekitar Rp 800 miliar, dengan dominasi debitur berasal dari sisi demand.
Melalui kolaborasi antara Pemerintah dan sektor perbankan syariah, Kementerian PKP berharap akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat semakin luas.
“Sehingga diharapkan, target pemenuhan kebutuhan hunian layak bagi masyarakat Indonesia dapat tercapai secara optimal,” katanya.
Baca juga : Ronaldo Patahkan Kutukan Al Nassr
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo turut menyampaikan apresiasi atas berbagai kebijakan Pemerintah di sektor perumahan. Dia menegaskan komitmen BSI untuk terus mendukung program-program Pemerintah, termasuk di bidang perumahan rakyat.
Pihaknya berterima kasih dapat berdiskusi langsung terkait program-program Pemerintah.
“Dalam pertemuan ini kami juga membahas rencana dukungan BSI terhadap program perumahan ke depan, serta meminta arahan dan masukan dari Menteri PKP agar kolaborasi ini bisa semakin optimal,” ucapnya.
Anggoro menjelaskan, pada 2026 BSI menargetkan penyaluran KPP sebesar Rp 1,2 triliun.
Baca juga : Sheila Dara Aisha, Fita Anggraini Sahabat Lama
Selain itu, BSI juga turut mendukung penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan target sebanyak 5.540 unit rumah subsidi, di mana hingga saat ini telah terealisasi akad sebanyak 1.250 unit. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya