RM.id Rakyat Merdeka - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) fokus melakukan konsolidasi DPD II atau pengurus tingkat kabupaten dan kota se-Kalteng. Mereka akan melakukan pelantikan kepengurusan DPD II secara serentak pada Juli 2026 nanti.
Ketua DPD Golkar Kalteng, Edy Pratowo mengatakan, pihaknya menargetkan pelantikan kepengurusan DPD I dan DPD II secara serentak se-Provinsi Kalteng pada Juli 2026 nanti. Sebab itu, Golkar Kalteng fokus menyelesaikan Musyawarah Daerah (Musda) di seluruh kabupaten dan kota sebelum melaksanakan pelantikan.
“Kan Surat Keputusan (SK)nya sudah keluar. Sekarang, kami menggelar Musda secara marathon. Di Pulang Pisau, Gunung Mas, dan Kapuas, sudah selesai,” ujarnya di Palangka Raya, Kalteng, dikutip Sabtu (27/6/2026).
Baca juga : Stimulus Tak Ganggu Kesehatan APBN 2026
Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng itu menjelaskan, agenda Musda akan berlanjut di sejumlah daerah dalam waktu dekat. Mulai dari pelaksanaan Musda di Kotawaringin Barat, kemudian dilanjutkan Lamandau pada hari berikutnya.
Setelah itu, lanjut Edy, tahapan akan diteruskan ke Kabupaten Seruyan, Katingan, Kotawaringin Timur, Barito Selatan, hingga Barito Utara. Dia berharap, seluruh kegiatan Musda segera dituntaskan, agar pelantikan kepengurusan bisa dilaksanakan secara serentak.
“Mudah-mudahan cepat selesai, batas Juli ini. Insya Allah kami akan melakukan pelantikan secara serentak,” harapnya.
Baca juga : BSN Tawarkan 648 Properti Ke Investor & Mitra Strategis
Terpisah, Sekretaris DPD II Golkar Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Joni Abdi menyatakan, persiapan pelaksanaan Musda XI DPD Golkar Kotim, terus berjalan. Pihaknya telah membentuk panitia pelaksana untuk menyukseskan agenda tersebut.
Joni menegaskan, seluruh proses pencalonan Ketua DPD Golkar Kotim akan mengacu pada mekanisme yang diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta petunjuk pelaksanaan partai. “Kami akan menjalankan seluruh tahapan sesuai mekanisme organisasi,” imbuhnya.
Dia menambahkan, Golkar Kotim tak kekurangan kader yang mampu membawa partai menjadi lebih baik ke depan. Joni memastikan, seluruh kader memiliki kesempatan yang sama, sepanjang memenuhi persyaratan organisasi.
Baca juga : Pemprov DKI Didorong Kebut Penataan Permukiman Kumuh
“Saat ini, beberapa nama yang dinilai memiliki kapasitas untuk memimpin Golkar Kotim mulai muncul. Di antaranya, Rudianur, Riskon Fabiansyah, Darmawati, Abdul Kadir, Eddy Sabarudin, Rakhmawati, Rahadian Fani, dan Irwan Tulus Subakti,” ungkapnya.
Soal kemungkinan munculnya calon dari luar kader internal, Joni menegaskan, Golkar tetap berpegang pada aturan yang berlaku. Menurut dia, salah satu syarat utama calon ketua adalah pernah menjadi pengurus Golkar sesuai jenjang kepengurusan yang ditentukan.
“Golkar berpegang teguh pada aturan. Calon ketua harus pernah menjadi pengurus pada tingkatan yang dipersyaratkan,” tandasnya. [OSP]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.