RM.id Rakyat Merdeka - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) membantah kabar perpindahan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, ke partai politik lain. Mereka menegaskan, Iqbal merupakan kader yang memiliki hubungan politik dan emosional yang sangat baik dengan jajaran pengurus daerah hingga elite Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra.
Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPD Gerindra NTB, Sudirsah Sujanto mengatakan, Iqbal tak meninggalkan Gerindra dan bergabung dengan partai politik (parpol) lain. Menurut dia, isu tersebut tidak memiliki dasar kuat, karena Muhamad Iqbal merupakan kader yang memiliki hubungan politik dan emosional yang sangat baik, dengan jajaran pengurus daerah hingga elite DPP.
“Perlu saya tegaskan, Miq Gub Lalu Muhamad Iqbal telah menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Gerindra secara langsung dari Bapak Prabowo Subianto di Hambalang, saat Kongres Partai Gerindra. Itu bukan hal biasa. Beliau adalah kader istimewa yang menerima KTA langsung dari Ketua Umum Partai Gerindra,” ujarnya kepada wartawan di Mataram, NTB, dikutip Kamis (2/7/2026).
Sudirsah meyakini, peluang Iqbal berpindah partai sangat kecil. Sebab, Iqbal dikenal sebagai sosok yang menjunjung tinggi komitmen dan loyalitas terhadap organisasi, terlebih Partai Gerindra telah mengusung dan memenangkannya pada Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) 2024 lalu.
Baca juga : Danantara Rampungkan Laporan Keuangan Seluruh BUMN 2025
“Saya yakin, sangat sulit bagi Miq Gub untuk berpindah ke partai lain. Kita semua tahu, beliau adalah sosok yang sangat memegang komitmen, menjaga loyalitas, dan menghormati proses perjuangan politik yang telah dibangun bersama,” jelasnya.
Ketua Fraksi Gerindra di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB itu menambahkan, hubungan komunikasi Iqbal dengan jajaran DPP Gerindra sangat baik. Kedekatan itu terjalin dengan sejumlah tokoh partai, seperti Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerindra Sugiono, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, dan Ketua MPR Ahmad Muzani.
“Hubungan beliau dengan para petinggi DPP sangat dekat dan terjaga dengan baik. Ini menjadi salah satu alasan kuat, mengapa saya menilai berbagai spekulasi yang berkembang saat ini tidak berdasar,” tegasnya.
Di tingkat daerah, sambung Sudirsah, komunikasi Gubernur NTB dengan jajaran DPD Gerindra NTB juga sangat baik dan berlangsung harmonis. “Beliau selalu hadir dalam berbagai agenda dan kegiatan partai. Hubungan beliau dengan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara DPD, serta seluruh anggota Fraksi Gerindra di DPRD NTB juga sangat harmonis,” ungkapnya.
Baca juga : RI Ajak Investor Australia Kerja Sama Ekonomi Hijau
Sudirsah menilai, kontribusi Iqbal terhadap perjuangan politik Gerindra di NTB juga sangat nyata. “Beliau tak hanya hadir sebagai kepala daerah yang diusung Gerindra, tapi juga sebagai kader yang terus membangun komunikasi, menjaga kebersamaan, dan memperkuat konsolidasi politik partai di NTB,” ucapnya.
Lebih lanjut, Sudirsah juga membantah kabar soal rencana perubahan struktur pengurus di DPD Gerindra NTB daerah. Dia memastikan, DPD Gerindra NTB akan tetap dipimpin Lalu Pathul Bahri, dan tidak ada uapaya perebutan kursi Ketua DPD Gerindra NTB oleh Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal.
“Seluruh keputusan tentang kepengurusan Partai Gerindra merupakan kewenangan DPP. Sampai hari ini, tidak ada pergantian kepengurusan DPD maupun DPC Partai Gerindra di seluruh Indonesia. Sebab itu, saya mengajak semua pihak untuk tidak membangun asumsi maupun narasi yang tidak berdasar,” pintanya.
Dia juga mengajak semua pihak untuk menghentikan spekulasi politik, dan fokus mengawal pembangunan daerah. “Mari kita fokus mengawal pembangunan NTB daripada membangun asumsi-asumsi politik yang tidak perlu,” tandasnya.
Baca juga : RI-ASEAN Berpotensi Jadi Penyeimbang AS Dan China
Terpisah, Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi NTB, Syamsul Fikri, juga merespons spekulasi yang menyebut Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, berpotensi masuk Demokrat.
Menurut dia, kemungkinan itu kecil terjadi, karena Iqbal diyakini loyal kepada Ketua Umum DPP Gerindra, Prabowo Subianto.
“Harus dipahami KTA Lalu Muhamad Iqbal ditandatangani langsung oleh Pak Prabowo. Saya yakin, Mamiq Iqbal tak akan berkhianat kepada Prabowo dan meninggalkan Gerindra,” ucapnya.
Syamsul menilai, pandangan yang menyebut Lalu Iqbal berpotensi masuk Demokrat hanya sebatas analisis dari luar, dan tidak melihat dinamika internal partai secara utuh. “Itu masih sebatas spekulasi,” imbuhnya. [OSP]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.