RM.id Rakyat Merdeka - Calon Ketua Umum Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) nomor urut 5, Riyan Hidayat, melanjutkan rangkaian safari konsolidasi nasional dengan bersilaturahmi ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) BM PAN Jawa Timur.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi politik sekaligus menyerap aspirasi kader menjelang Kongres VII BM PAN.
Dalam dialog bersama jajaran pengurus DPW dan DPD BM PAN se-Jawa Timur, Riyan menilai BM PAN kini berada pada fase yang semakin matang sebagai organisasi kepemudaan dengan sumber daya kader dan jaringan yang besar.
Menurut Riyan, BM PAN beruntung memiliki sosok Ahmad Riski Sadig (ARS), yang dinilainya memiliki kapasitas kepemimpinan dan kepedulian terhadap kader maupun masyarakat.
Baca juga : Sakit Gigi, Noel Berharap Dituntut Ringan di Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
"BM PAN beruntung memiliki sosok besar seperti Ahmad Riski Sadig atau ARS. Hari ini beliau mendapat amanah dari Ketua Umum PAN untuk menjadikan Jawa Timur sebagai basis utama PAN. Itu bukan tugas yang ringan, tetapi saya yakin beliau mampu karena beliau adalah sosok pengempon yang memiliki kepedulian tinggi terhadap persoalan akar rumput," ujar Riyan.
Ia mengatakan, ARS merupakan figur yang tumbuh melalui proses panjang di organisasi, memahami dinamika dari tingkat bawah, serta memiliki orientasi perjuangan jangka panjang.
"Figur seperti ARS menjadi contoh bahwa kepemimpinan dibangun dari kerja nyata, kesabaran, dan keberpihakan kepada kader serta masyarakat. BM PAN harus terus melahirkan pemimpin-pemimpin yang memiliki karakter seperti itu," lanjutnya.
Riyan juga menegaskan, tantangan BM PAN ke depan bukan lagi sekadar membesarkan nama organisasi, melainkan mengoptimalkan seluruh potensi kader menjadi gerakan yang terukur dan memberikan dampak nyata.
Baca juga : Resmikan Pasar Tematik Di Parigi Moutong, Kemenkop Dorong Pengembangan Ekonomi Lokal
"Resource jaringan BM PAN sangat kaya raya. Kita memiliki kader di berbagai daerah, memiliki energi besar, dan memiliki kedekatan dengan masyarakat. Yang kita butuhkan sekarang adalah mengaktivasi seluruh kekuatan itu ke dalam bentuk gerakan yang digerakkan oleh ide, gagasan, dan kerja nyata, bukan sekadar terus meneriakkan slogan," tegasnya.
Menurutnya, BM PAN harus menjadi laboratorium kepemimpinan bagi generasi muda Partai Amanat Nasional (PAN) yang mampu menghadirkan inovasi politik, memperkuat kerja-kerja kerakyatan, sekaligus menjadi mitra strategis dalam mengawal perjuangan partai.
Sementara itu, Ketua DPW BM PAN Jawa Timur yang juga Anggota DPRD Sidoarjo, Roki Wardoyo, mengapresiasi kunjungan konsolidasi yang dilakukan Riyan.
Ia menilai kehadiran para calon ketua umum di tengah kader merupakan bentuk penghormatan terhadap proses demokrasi organisasi.
Baca juga : Puan Janji Tindaklanjuti Putusan MK Soal Keterwakilan Perempuan Di DPR
"Kami menyambut baik kehadiran Mas Riyan Hidayat di Jawa Timur. Konsolidasi seperti ini menunjukkan komitmen untuk mendengar langsung suara kader di daerah. BM PAN membutuhkan pemimpin yang memiliki kepedulian terhadap organisasi, mampu merawat kader, dan mempunyai komitmen membangun BM PAN secara berkelanjutan," ujar Roki.
Roki berharap, Kongres VII BM PAN mampu melahirkan kepemimpinan yang dapat memperkuat soliditas organisasi sekaligus menjadikan BM PAN semakin relevan dalam menjawab tantangan politik generasi muda.
Kunjungan ke Jawa Timur menjadi bagian dari rangkaian konsolidasi nasional yang terus dilakukan Riyan Hidayat.
Melalui dialog, penyatuan gagasan, dan penguatan basis kader di daerah, ia optimistis BM PAN dapat tumbuh sebagai organisasi kepemudaan yang modern, progresif, dan menjadi kekuatan strategis dalam mendukung perjuangan PAN menuju kemenangan yang lebih besar.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.