RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto menegaskan, keberhasilan program swasembada pangan nasional tidak boleh dibayar dengan mengorbankan kesejahteraan petani. Menurutnya, petani yang sejahtera merupakan fondasi utama bagi terwujudnya pertanian yang kuat dan kedaulatan pangan Indonesia.
“Keberhasilan swasembada pangan harus berjalan seiring dengan meningkatnya kesejahteraan petani. Sebab, petani yang sejahtera adalah kunci terwujudnya pertanian yang kuat dan kedaulatan pangan Indonesia,” ujar Titiek dalam keterangannya, Minggu (12/7/2026).
Ketua Komisi IV DPR itu menjelaskan, Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan swasembada pangan sebagai salah satu agenda strategis nasional. Program tersebut dinilai penting untuk memperkuat kedaulatan bangsa di tengah tantangan ekonomi global, perubahan iklim, hingga dinamika geopolitik.
Sebagai bentuk dukungan terhadap agenda tersebut, Titiek memimpin Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI dalam kegiatan Panen Raya Padi di Desa Wonosari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Jumat (10/7/ 2026).
Baca juga : Tetap Setia Bersama Jokowi, BaraJP Siap Sinergi Dengan PSI Jabar
Titiek mengatakan, Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Klaten, memiliki peran strategis sebagai salah satu lumbung pangan nasional yang menopang ketersediaan beras di Tanah Air. Meski demikian, Titiek mengingatkan masih banyak tantangan yang membayangi sektor pertanian.
“Mulai dari dampak perubahan iklim, alih fungsi lahan, hingga meningkatnya biaya produksi yang membebani petani,” ujarnya.
Karena itu, pembangunan sektor pertanian harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penyediaan sarana produksi, penguatan infrastruktur, modernisasi alat pertanian, hingga jaminan harga yang memberikan kepastian dan keuntungan bagi petani.
“Jangan sampai kebijakan yang dibuat justru merugikan petani. Petani harus menjadi pihak pertama yang merasakan manfaat dari setiap kebijakan pangan nasional,” tegas Politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut.
Baca juga : Influencer Dilarang Jual “Bujuk Rayu” Berkedok Edukasi Dan Investasi
Titiek memastikan Komisi IV DPR akan terus mengawal pelaksanaan kebijakan pertanian melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Langkah itu dilakukan agar seluruh program Pemerintah benar-benar berpihak kepada petani sekaligus memperkuat kedaulatan pangan nasional.
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada para petani, penyuluh pertanian, penyalur pupuk bersubsidi, pemerintah daerah, Kementerian Pertanian, serta BUMN yang selama ini berkolaborasi meningkatkan produksi padi nasional.
“Semoga produksi terus meningkat, harga tetap menguntungkan, kesejahteraan petani semakin meningkat, serta pertanian Indonesia semakin jaya dan berdaulat,” pungkasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan, Pemerintah telah membuktikan keberhasilan mewujudkan swasembada pangan lebih cepat dari target yang ditetapkan. Pernyataan itu disampaikan saat meresmikan mandatori biodiesel B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Kamis (9/7/2026).
Baca juga : Pasokan Batubara PLN Aman Hingga Akhir 2026
Prabowo mengaku prihatin masih ada pihak yang meragukan bahkan mengejek capaian tersebut. Menurutnya, Pemerintah tidak mungkin berbohong kepada rakyat mengenai kondisi pangan nasional. “Dosalah Pemerintah yang berbohong kepada rakyatnya.
Dosalah pemimpin yang berbohong kepada rakyatnya. Berkhianatlah pemimpin yang tidak setia kepada kepentingan negara di atas segala kepentingan,” tegasnya.
Prabowo pun menekankan, target swasembada pangan berhasil dicapai jauh lebih cepat dari rencana awal. Bahkan, kata Prabowo, dari target empat tahun, Indonesia telah berhasil dalam satu tahun untuk swasembada pangan.
“Alhamdulillah kita sudah buktikan bahwa kita mampu mengamankan dan menghasilkan pangan untuk rakyat kita. Kita sudah swasembada pangan,” tandasnya. [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.