RM.id Rakyat Merdeka - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji meminta seluruh kader menjaga kekompakan dan memberikan dukungan penuh terhadap program-program Pemerintah. Dengan begitu, Golkar berharap tambahan kursi DPR.
Menurut Sarmuji, soliditas kader dari tingkat Pusat hingga Daerah merupakan salah satu kekuatan utama Partai Golkar. Karena itu, dia meminta seluruh kader tidak mudah terpecah oleh berbagai dinamika politik.
"Kita harus tetap solid dan tidak mudah terpecah," tegas Sarmuji saat menghadiri temu kader keluarga besar Partai Golkar Kalimantan Selatan (Kalsel) di Banjarmasin, Kamis (3/9/2026) malam.
Sarmuji juga menekankan pentingnya kerja nyata seluruh kader untuk memperkuat organisasi, sekaligus menghadapi dinamika politik ke depan. Dia optimistis, soliditas dan kerja keras kader dapat meningkatkan keterwakilan Partai Golkar Kalsel di DPR pada pemilu mendatang.
"Kita optimistis perwakilan DPR RI dari Golkar Kalsel bisa bertambah di Pusat," ujarnya.
Baca juga : BI Kerek Insentif Likuiditas Demi Dorong Kredit UMKM
Konsolidasi kader menjadi perhatian utama Partai Golkar Kalsel. Kegiatan temu kader tersebut menjadi momentum untuk memperkuat soliditas internal sekaligus menyatukan langkah kader dalam mendukung program Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Senada, Ketua DPD Partai Golkar Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, menyerukan seluruh kader di Banua untuk terus memperkuat soliditas dan mesin partai hingga tingkat bawah.
"Kami optimistis dengan kekuatan dan kekompakan kader, Partai Golkar mampu mempertahankan sekaligus memperkuat posisinya di seluruh wilayah Kalsel," ujarnya.
Hasnuryadi mengatakan, tidak hanya memperkuat posisi di daerah, Golkar juga memasang target meningkatkan jumlah wakil partai berlambang pohon Beringin asal Kalsel yang duduk di Senayan.
Menurutnya, target tersebut harus dibarengi kerja keras seluruh kader serta penguatan mesin partai hingga tingkat akar rumput.
Baca juga : Task Force Hanura Minta Kader Perkuat Kerja Nyata
"Kader harus tetap solid dan optimistis. Kita kibarkan bendera Golkar di Kalsel dan kita optimistis perwakilan DPR RI dari Golkar Kalsel bisa bertambah di pusat," tandasnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengingatkan seluruh kader partai berlambang pohon Beringin untuk beradaptasi menghadapi Pemilu 2029. Pasalnya, pemilih pada pesta demokrasi mendatang akan didominasi kelompok usia muda.
"Pemilu 2029 itu jumlah pemilih itu 17 sampai dengan 50 tahun, 73 persen. Kalau Golkar tidak mampu melakukan adaptasi, ini kita akan ketinggalan," kata Bahlil di Kantor DPP Partai Golkar, Senin (3/8/2026).
Bahlil menegaskan, memenangkan Pemilu bukan semata-mata soal siapa yang pintar mengalahkan yang bodoh atau siapa yang kuat mengalahkan yang lemah.
"Ini persoalannya adalah yang cepat mengalahkan yang lambat. Nah, kita partai harus melakukan koreksi internal. Dan salah satu yang harus kita lakukan menurut saya adalah proses pengaderan, rohnya di sini," ujarnya.
Baca juga : Mandiri Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,34 %
Melalui kegiatan Training of Trainer (ToT) Akademi Golkar, Bahlil berharap kader memahami nilai-nilai kepartaian yang menjadi fondasi Partai Golkar.
"Kalau kita tidak diajarkan dan menanamkan sebuah fondasi nilai-nilai yang kuat tentang tujuan berbangsa dan bernegara, ya bagaimana bisa kita lakukan itu," katanya. [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.