RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto bicara soal demokrasi saat berpidato di puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat, di Indonesia Arena, Jakarta, Rabu (9/9/2026) malam. Kata Kepala Negara, demokrasi di Indonesia amat berwarna, tapi tetap akur dan rukun.
Presiden Prabowo datang ke HUT Demokrat bersama Wapres Gibran Rakabuming Raka. Kedatangan keduanya disambut Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Di dalam ruangan, Prabowo menyalami tamu-tamu yang hadir. Di antaranya Mensesneg Prasetyo Hadi, Ketua DPD Sultan Najamudin, Dewan Kehormatan DPP Gerindra Ahmad Muzani, Ketua Umum PPP Mardiono, Gubernur Jakarta Pramono Anung, Sekjen PKS Muhammad Kholid, Sekjen PKB Hasanuddin Wahid, dan Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid.
Prosesi acara berlangsung meriah. AHY berpidato terlebih dahulu. Putra sulung SBY ini menyampaikan sejumlah klarifikasi dan menegaskan komitmen partainya mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran hingga tuntas.
Usai AHY, giliran Prabowo naik ke podium yang posisinya di tengah, dikelilingi ribuan kader Demokrat. Banyak hal yang diungkap Prabowo. Pertama, Prabowo menyampaikan perasaan bahagianya diundang ke ulang tahun Demokrat. Sebab, acara tersebut berbarengan dengan ulang tahun ke-77 SBY.
Kemudian, Prabowo bicara soal iklim demokrasi di Indonesia. Prabowo menyatakan, persaingan dalam demokrasi adalah hal lumrah. "Saya waktu empat kali tidak menang, saya terima. Ya sudah, kita maju lagi. Ini demokrasi Indonesia. Dan hari ini, di panggung ini, ya inilah demokrasi Indonesia," ucapnya, disambut tepuk riuh hadirin.
Prabowo menekankan, demokrasi di Indonesia terdapat bermacam warna. Namun, perbedaan warna ini tidak mengurangi kerukunan di tengah masyarakat.
"Macam-macam warna. Bersaing, kritik, menyampaikan saran, memberi rekomendasi. Menyampaikan hal-hal yang mungkin tidak enak untuk disampaikan, tapi tetap kita rukun, tetap bersahabat, tetap berkeluarga," tutur Prabowo.
Baca juga : Setelah Ratusan Siswa & Guru Keracunan MBG, Pati Tetapkan Status Kejadian Luar Biasa
Prabowo ingin, kerukunan di tengah perbedaan ini dipegang oleh seluruh masyarakat Indonesia. Ia menyebut, Indonesia punya banyak kekurangan yang harus diselesaikan bersama dengan persatuan. "Kita negara sangat besar, ya berarti masalahnya juga besar," ucap Ketua Umum Partai Gerindra ini.
Ia lalu berbicara mengenai hubungannya dengan SBY sejak di Akademi Militer (Akmil). Prabowo dan SBY merupakan teman satu angkatan di Akmil tahun 1970.
"Dari awal sudah kelihatan bahwa Pak SBY memang taruna yang terbaik, tapi Prabowo Subianto taruna yang bisa diperbaiki," ucapnya.
Yang menarik, di tengah pidato, Prabowo sempat mengaku diminta stafnya untuk berbicara dengan membaca teks yang telah disiapkan. "Saya selalu diingatkan staf, 'Pak, pakai teks, Pak. Jangan sampai keluar dari teks'," ujar Prabowo.
Prabowo mengaku, teks pidato yang disiapkan oleh stafnya sangat bagus. "Grafiknya banyak sekali," ujar Prabowo, disambut tawa.
Prabowo menunjukkan teks tersebut dengan membolak-balik di hadapan hadirin. Aksi Prabowo itu pun membuat ribuan kader Demokrat hingga SBY tertawa.
"Saya kira esensinya saya rangkum, saya ringkas, dan saya sampaikan mudah-mudahan tidak salah bicara, tapi sebetulnya, kalau manusia bikin kesalahan, kita minta maaf saja ya," imbuh Prabowo, kembali disambut tawa hadirin.
Baca juga : Ambil Alih Utang Whoosh, Purbaya Bayar Cicilan Rp 1 Triliun Per Tahun
Prabowo lalu memuji pidato AHY. Menurutnya, pidato AHY sangat baik, sangat lengkap. “Anda tahu, ini saya bicara nggak pakai teks. Saya bicara dari hati saya. Pidato beliau sistematis, tegas," puji Prabowo.
Prabowo lalu menyoroti pernyataan AHY yang dianalisa berbagai pihak sebagai kritik terhadap pemerintahannya.
"Tetapi Saudara-saudara, memang, bangsa yang besar yang sudah memiliki jalan demokrasi, harus berterima kasih atas kritik dan koreksi. Yang jelas, beliau tegas menyampaikan itikad beliau dan itikad Partai Demokrat yaitu bersama-sama kita bekerja untuk rakyat," ucapnya.
Prabowo pun berterima kasih atas dukungan Partai Demokrat. Bahkan sejak 2019 hingga 2024, SBY turun ke lapangan, bersama-sama berkampanye memenangkan dirinya.
Ia juga memuji sikap Demokrat yang menghormati demokrasi. "Demokrat pernah di puncak, pernah tidak di pemerintahan, tapi waktu tidak berkuasa, Partai Demokrat tidak caci maki. Partai Demokrat tidak bakar-bakar," pujinya, disambut tepuk tangan.
Sebelumnya, AHY menyampaikan klarifikasi atas pidato refleksi dan kontemplasi pada HUT ke-25 Partai Demokrat yang disampaikannya Sabtu (5/9/2026). Pidato AHY ini ramai jadi perbincangan beragam kalangan karena terdapat kalimat : bahwa kekuasaan hanyalah amanah yang memiliki batas waktu sehingga tujuan politik harus sepenuhnya diarahkan kepada masa depan rakyat.
AHY tak ingin pidato tersebut ditafsirkan keliru. Ia menegaskan, pidato itu disampaikan untuk menyemangati kader, meneguhkan kembali nilai-nilai dan jati diri perjuangan Partai Demokrat, sekaligus memastikan seluruh pasukannya memahami tanggung jawabnya sebagai bagian dari pemerintahan.
Baca juga : Keracunan MBG Terjadi di Pati & Tulungagung
"Posisi Demokrat jelas. Kami ingin pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berhasil," tegas AHY.
Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan itu menekankan, tak ada yang diinginkan Partai Demokrat selain kesuksesan dan keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo. Sebab, ketika Pemerintah berhasil meningkatkan kesejahteraan rakyat, menciptakan lapangan pekerjaan, menjaga stabilitas, memperkuat ekonomi, dan membawa Indonesia semakin maju, manfaatnya dirasakan semua.
"Yang berhasil adalah kita semua. Yang berhasil adalah Indonesia," tegas AHY.
Selain klarifikasi, AHY juga melempar kelakar. Ia mengaku harus berhati-hati saat berpidato di hadapan Prabowo dan SBY, dua presiden sekaligus dua jenderal.
"Tentunya tidak mudah bagi saya karena saya berdiri di antara dua Presiden Republik Indonesia dan kebetulan di antara dua jenderal. Malam hari ini saya harus lebih hati-hati dalam menyampaikan sambutan ini," ucap AHY, disambut senyuman SBY dan Prabowo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.