Dark/Light Mode

Api Dekat IKN Sudah Padam

Karhutla Kalimantan & Sumatera Disorot 13 Negara

Kamis, 10 September 2026 07:40 WIB
Helikopter Caracal TNI AU melakukan water bombing untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan delineasi IKN, Sabtu (5/9/2026). (Foto: Dok. Humas OIKN)
Helikopter Caracal TNI AU melakukan water bombing untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan delineasi IKN, Sabtu (5/9/2026). (Foto: Dok. Humas OIKN)

RM.id  Rakyat Merdeka - Api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sempat mendekati kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) berhasil dipadamkan. Namun, karhutla yang masih melanda Kalimantan dan Sumatera, kini disorot 13 negara. Asap karhutla telah menganggu sejumlah negara.

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen Kebijakan dan Strategi Konstruksi Danis H Sumadilaga menuturkan, titik kebakaran berada cukup jauh dari Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Titik kebakaran terdekat berjarak sekitar 30–40 kilometer dari KIPP.

Meski titik-titik api telah jauh berkurang, penanganan terus diperkuat melalui pemadaman dari darat dan udara. Menurut Danis, penanganan terus dilakukan sebagai langkah pencegahan agar titik-titik kebakaran tidak berkembang dan meluas ke wilayah lain.

Baca juga : 5 Wartawan Hilang Di Sekitar Anak Krakatau, Pencarian Diperluas Ke Selat Sunda

"Jadi, apa yang kita lakukan ini betul-betul merupakan tindakan preventif. Jangan sampai kebakaran tersebut berkembang menjadi lebih jauh," kata Danis dalam keterangan tertulisnya, Rabu (9/9/2026).

Danis menegaskan, titik api kini makin menjauh. Di kawasan Jalan Tol Balsam KM 31 dan Bukit Tengkorak yang berada di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto, Kecamatan Sepaku, telah padam.

"Mungkin ada asap kecil-kecil saja. Ini hasil pemadaman yang dilakukan oleh tim darat bersama-sama dan juga dari udara waktu water bombing. Hari ini di Bukit Tengkorak sudah padam," kata Danis.

Baca juga : Geledah Rumah Direktur PT CMC, KPK Sita Barbuk Elektronik

Menurut Danis, berbagai cara dilakukan petugas gabungan untuk menjinakkan titik api yang mengarah ke kawasan inti IKN. Petugas berjibaku melakukan pemadaman dari darat dan udara, termasuk menggunakan metode water bombing.

Namun, penanganan tidak berhenti setelah api berhasil dipadamkan. Monitoring dan patroli tetap dilakukan untuk mencegah munculnya kembali titik api maupun kebakaran susulan.

"Mudah-mudahan jangan sampai terjadi lagi. Harus kita lakukan upaya monitoring, patroli untuk memastikan bahwa jangan sampai kebakaran ini terjadi lagi," tambah Danis.

Baca juga : Badiul Hadi: Turunnya Angka, Jangan Jadi Patokan Keberhasilan

Otorita IKN mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan karhutla. Pemantauan akan terus dilakukan untuk mendeteksi secara dini munculnya asap maupun titik api baru di kawasan sekitar IKN.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap karhutla di sejumlah daerah, termasuk kawasan IKN. Prabowo meminta api tidak sampai menghanguskan zona inti pusat pemerintahan di Kalimantan Timur.

"Jangan sampai kebakaran itu sampai ke zona inti," ujar Prabowo dalam rapat kerja, Senin (7/9/2026).
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

mpo slot slot gacor harum100 slot gacor slot gacor