RM.id Rakyat Merdeka - Indomedia Poll melakukan penelitian terhadap aktivitas partai politik selama kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Diketahui, seluruh partai politik berlomba mencari perhatian publik selama masa pandemi melalui media sosial, baik Facebook, Instagram, Twitter, maupun YouTube.
Direktur Media dan Riset Indomedia Poll, Hamzah Fansuri, mengatakan, pihaknya melakukan studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana kritis yang digabungkan dengan analisis konten media sosial sepanjang 1-12 Mei 2020. Objek penelitiannya adalah akun-akun resmi media sosial dari partai-partai politik.
“Dari hasil dan temuan Indomedia Poll, seluruh partai berupaya mendapat perhatian publik dengan menunjukkan aktivitas mereka di media sosial. Namun, tentu tidak semua terekam baik dalam memori publik yang diwakili responden,” kata Hamzah, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/5).
Baca juga : Resto Apung Seba Binaan Pertagas, Tetap Berkiprah di Tengah Pandemi
Dia mengakui, tidak semua partai politik mendokumentasikan komitmen sosial mereka di media sosial. Belum semua partai politik mampu secara maksimal dan kreatif dalam pengelolaan konten di media sosial, terutama mendokumentasi aktivitas mereka dalam menghadapi bencana Corona.
“Dari hasil wawancara, responden menyebutkan (top of mind) partai yang konten aktivitasnya paling sering muncul di masa pandemi adalah Partai Solidaritas Indonesia (PSI), disusul PDI Perjuangan (PDIP), lalu disusul Partai Gerindra, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS),” jelasnya.
Responden yang memilih PSI, kata Hamzah, melihat partai yang dipimpin Grace Natalie itu melakukan banyak gerakan di daerah. Sehingga barisan anak muda itu dianggap responden berani mengambil risiko terjun ke masyarakat pada masa pandemi.
Baca juga : Angkutan Barang KAI Jadi Penopang Distribusi Logistik di Masa Pandemi
“Responden menjawab PDIP, karena melihat aktivitas Presiden masih identik dengan kader PDIP. Begitu juga dengan konten seputar Ganjar Pranowo di Jawa Tengah diasosiasikan sebagai konten PDIP,” ujarnya.
Sedangkan, responden menjawab Gerinsra lantaran adanya aktivitas di media sosial Twitter. Partai yang dipimpin Prabowo Subianto itu menggaungkan tagline #AksiNyata.
Kemudian, responsen yang menjawab PKS, karena suka dengan konten-konten yang konsisten menempatkan diri sebagai oposisi. Selain kritik kebijakan melalui Surat terbuka, PKS juga cukup aktif terjun langsung di lapangan di masa pandemi.
“Baik PSI, PDIP, Gerindra, maupun PKS menjadi empat partai politik yang paling diapresiasi warga masyarakat, dan dengan strategi media sosial yang baik, mampu terekam dalam memori warga masyarakat,” tutup Hamzah. [USU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.