Sebelumnya
Sementara, Hery Sucipto menilai, kehadiran partai politik baru menjadi menarik, meskipun Pilpres 2024 masih tiga tahun lebih, namun partai-partai baru sudah mulai ancang-ancang. “Pilpres 2024 tidak ada incumbent. Selain itu, kenapa masih ada yang berani mendirikan partai baru di tengah paceklik politik saat ini, yang kita tahu semua penuh ketidakpastian. Antara lain masih banyaknya korupsi, instabilitas politik dan ekonomi,” ujarnya.
Sekjen Partai Gelora Indonesia Mahfudz Siddiq memastikan, partainya memiliki strategi tersendiri agar dilirik dalam Pemilu mendatang. Menurut dia, partai politik harus berhenti menjadi partai yang mengobral janji demi menggalang suara.
Baca juga : Debut Di Bursa, BSI Ditargetkan Bisa Bersaing Di Pasar Global
“Parpol harus betul-betul menjalankan semua fungsi sebagai partai politik. Terutama pendidikan politik dan advokasi atau agregasi kepentingan politik masyarakat. Kalau ini dilakukan, Insya Allah, masyarakat akan punya preferensi baru tentang partai politik. Mereka lebih menerima dan menyukai partai politik. Jadi, tidak sekadar transaksi jual beli suara seperti perilaku politik selama ini,” ungkapnya.
Hal itu, sambung Mahfudz, juga harus didukung dengan penguatan infrastruktur teritorial partai terpenuhi secara nasional. Saat ini, Partai Gelora sudah terbentuk di 34 provinsi.
Baca juga : Angkat Bos Baru, Dusdusan Sasar Minat Bisnis Ibu Rumah Tangga
“Kami sudah ada di 511 kabupaten/kota. Tinggal tiga lagi yang belum. Ada juga di sekitar 5.700-an kecamatan atau 72 persen ada kepengurusan Partai Gelora. Kami juga men-set up kepengurusan di tingkat desa/kelurahan. Ada sekitar 2.500 yang sudah terbentuk dari 80 ribuan. Sisanya masih banyak. Tapi akan kami rampungkan hingga jelang 2024,” jelas Mahfudz. [TIF]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.