RM.id Rakyat Merdeka - Gerakan putih yang disampaikan Capres 01 Jokowi menuai reaksi. Kubu 01 bahkan memplesetkan kepanjangan TPS. Tak mau kalah, 02 juga bikin plesetan.
Bagi Tim Kampanye Nasional (TKN), imbauan Jokowi sangat cocok. Gerakan putih sesuai dengan makna TPS. “Agar ingat terus, TPS itu singkatan dari Tusuk Putih Saja,” ujar anggota TKN Ridlwan Habib, di Jakarta, Jumat (29/3).
Baca juga : Politisi PKB: Kebohongan Kubu Prabowo Stadium 4
Ridlwan menganggap, gerakan putih di TPS bukan pelanggaran. Baju warna putih tanpa angka atau gambar bukan peraga kampanye “Sah dan boleh dipakai ke TPS,” tegasnya. Kata Ridlwan, ajakan berbaju warna putih dilontarkan untuk menyemangati para pendukung Jokowi-Ma’ruf.
Apalagi, dalam surat suara, Jokowi-Ma’ruf mengenakan baju berwarna putih. “Kita akan melihat nanti, 17 April, di TPS-TPS seluruh Indonesia memutih, warga antusias memilih yang baju putih. Tusuk putih saja, TPS,” katanya.
Baca juga : Ratusan Apoteker Deklarasi Dukung Prabowo-Sandi
Ketua TKN Erick Thohir ikut berkomentar. “Boleh nggak? Boleh kan? Ada larangan nggak? Ya berarti kan gini, kalau Pak Jokowi dalam kampanyenya mengajak masyarakat mencoblos yang baju putih, memang beliau pake baju putih, ketika beliau mengajak masyarakat pakai baju putih ya sah-sah saja,” ujar Erick, di The Hall Senayan City, Jakarta Selatan, Jumat (29/3).
Erick menilai, ajakan Jokowi menggunakan baju putih tidak perlu dipermasalahkan. Sebab, pada Pilpres 2014 lalu, Jokowi juga mengajak pendukungnya memakai baju kotak-kotak.
Baca juga : MUI Anggap Prabowo Lebay
“Seperti Pak Sandi, mengajak pakai baju biru, atau yang dulu Pak Jokowi memakai baju kotak-kotak sah-sah saja, jadi permasalahan apa?” katanya. Bos Mahaka Grup ini pun menepis, kalau seruan itu menimbulkan gesekan antar pendukung.
“Ya... ditakut-takuti lagi, yang lebih menakuti misalnya ketika bicara ‘ayo kita demo KPU.’ Atau misalnya di media hari ini presiden tapi bukan pemenangnya. Yang gitu-gitu yang takut-takutin. Kalau kita kampanye enak loh pameran lukisan,” ucapnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.