RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan, pasca prahara di tubuh partai berlambang bintang mercy itu, ada tujuh penggerak Kongres Luar Biasa (KLB) yang dipecat.
"Tapi kami tidak akan menghitung mereka, yang kami lakukan adalah menghitung kader yang solid dan loyal pada kepengurusan yang sah dengan ketua umum AHY. Kader yang setia adalah pejuang istimewa," ujar AHY, di Semarang, Minggu (4/4).
Baca juga : AHY Ucapkan Terima Kasih Ke Jokowi, Mahfud Dan Yasonna
Untuk para pembelot tersebut, ia dan Partai Demokrat telah memaafkan, tapi tidak akan melupakan apa yang telah dilakukan.
"Banyak yang diintimidasi, disakiti, ditipu, dan diimingi uang. Mungkin ada yang butuh, sehingga integritasnya menjadi luntur," tuturnya.
Baca juga : Jokowi: Bupati Yang Mampu Bikin Prioritas, Bakal Dikenang Rakyat
AHY menyebut, dalam konteks tersebut, Demokrat melihat orang per orang. Siapa yang berperan sebagai penggerak utama, ikut-ikutan, dan korban.
"Mungkin juga kemarin ada yang terpapar, nanti kita siapkan vaksinnya," imbuh mantan calon gubernur DKI tahun 2017 ini.
Baca juga : Timnas All England Dilarang Bermain, KBRI Terus Koordinasi
Dia menambahkan, dalam organisasi, ada yang kecewa adalah hal yang biasa. Kader bukan robot, biasa berbeda suara.
Tapi, AHY mengingatkan, perbedaan itu harus disampaikan dalam batas kepatutan dan norma, jangan menabrak aturan. "Tugas pemimpin adalah melakukan pembinaan agar tidak salah arah," tutup AHY. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.