BREAKING NEWS
 

Acara Kubu Prabowo Di Padepokan Pencak Silat, TMII

Menggeram Laksana Singa Bermain Kucing-kucingan

Reporter & Editor :
RIKY HANDAYANI
Kamis, 25 April 2019 06:04 WIB
Suasana Syukuran dan Konsolidasi Pengawalan dan Pengamanan Kemenangan Prabowo-Sandi di dekat Taman Mini Indonesia Indah, Rabu (24/4). (Foto: Twitter)

 Sebelumnya 
Eks Panglima TNI ini menginstruksikan agar relawan terus mengawal kemenangan Prabowo-Sandi dan menyiapkan fisik, mental, serta pikiran untuk segala kemungkinan.

Adsense

Senada disampaikan Jubir BPN Bachtiar Nasir. Dia menyebut, secara de facto,Prabowo-Sandi sudah jadi presiden dan wakil presiden. Prabowo baru tiba di lokasi sekitar pukul 3 sore. Kehadiran capres 02 ini mendapat sambutan meriah dari hadirin. Mereka menyambut Prabowo dengan teriakan presiden.

Prabowo menyambut sambutan itu dengan melambaikan tangan kepada hadirin. Bersamaan dengan itu muncul pesan grup WhatsApp BPN, agar wartawan yang sudah berada di arena, keluar. Sebab, acara tersebut dikhususkan untuk para relawan.

Baca juga : Negaranya Kecil, Militer Singapura Memang Harus Unggul

Tim dari media BPN itu menjanjikan akan menggelar doorstop dengan Prabowo, begitu acara selesai. Namun, tak semua wartawan keluar. Ketika Prabowo menyusuri pintu masuk, salah seorang panitia mengambil alih mikrofon. Ia mengumumkan larangan memotret dan merekam video saat Prabowo berorasi. Tak terkecuali media.

"Jangan ada yang merekam, tolong pengamanan jika terlihat ada yang foto, video, merekam, ambil HP-nya, termasuk wartawan," pinta panitia di atas panggung. Sontak, beberapa hadirin yang bersiap-siap merekam video kedatangan Prabowo, menonaktifkan kamera. Dan memasukkannya ke saku masing-masing. Beberapa yang nekat, langsung diteriakin massa. Situasi menjadi panas.

"Hei matikan kameranya. Woi penyusup. Hati-hati, kecebong itu. Hapus itu rekamannya," teriak pendukung Prabowo secara bergantian di tengah kerumunan massa, menunjuk beberapa orang yang masih menghidupkan kameranya.

Baca juga : Prabowo-Jokowi Pasti Bertemu

Situasi memanas. Saat Prabowo berorasi, nyaris tidak ada lagi kamera HP yang membidik ke arah Prabowo. Di tengah orasi, di sudut kiri atas tribun, ternyata masih ada yang nekat merekam pidato Prabowo. Dia langsung ditarik turun oleh panitia.

Terlihat, salah seorang yang terpancing emosi mendatangi pria tersebut, lalu melepaskan beberapa pukulan. Sampai-sampai Prabowo dari atas panggung yang tengah berorasi melerainya. "Hei.. jangan pukul-pukul," lerai Prabowo.

Insiden ini bikin Pemred IDN Times Uni Lubis sewot. Ia protes dengan kelakuan relawan, yang semena-mena main larang. Apalagi, ada reporternya yang kena pukul. "Kalau tidak mau diliput, pasang pengumuman. Dari situ, kami wartawan akan menilai acara tersebut. Sikap timses Anda gak bener,"  cuit Uni di akun @unilubis, tadi malam.

Baca juga : TKN Pertanyakan Data Kubu Prabowo

Uni lalu mengutip omongan Prabowo yang tak takut diinteli. Dia yakin, omongan Prabowo itu serius. "Di Timses banyak purnawirawan TNI yang pasti pernah belajar intelijen. Masak takut diinteli sama wartawan. Ini relawan kurang kerjaan," ujarnya lagi.

Di timeline, ada komentar menarik menanggapi peristiwa ini. "Para wartawan sabar ya menghadapi relawan-relawan yang penuh halu(-sinasi). Mungkin capres mereka lagi kucing-kucingan," tulis @august0430. [ADE/BCG]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense