Dark/Light Mode

TKN Pertanyakan Data Kubu Prabowo

Rabu, 24 April 2019 15:04 WIB
Wakil Direktur Saksi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, Lukman Edy (berdiri), Direktur Konten TKN Jokowi-Maruf Amin, Fiki Satari (kedua kiri), Direktur Program TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Aria Bima (kiri), dan Direktur Komunikasi Politik TKN Jokowi-Ma’ruf, Usman Kansong menggelar konfrensi pers mengenai real count Provinsi Riau dan Bangka Belitung, di Media Center Cemara, Jakarta, Selasa (23/4). (Foto: Dwi Pambudo/Rakyat Merdeka).
Wakil Direktur Saksi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, Lukman Edy (berdiri), Direktur Konten TKN Jokowi-Maruf Amin, Fiki Satari (kedua kiri), Direktur Program TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Aria Bima (kiri), dan Direktur Komunikasi Politik TKN Jokowi-Ma’ruf, Usman Kansong menggelar konfrensi pers mengenai real count Provinsi Riau dan Bangka Belitung, di Media Center Cemara, Jakarta, Selasa (23/4). (Foto: Dwi Pambudo/Rakyat Merdeka).

RM.id  Rakyat Merdeka - Kubu Jokowi-Ma’ruf Amin terus mengupdate hasil hitung internal di tiap provinsi. Setelah DKI dan Lampung, giliran provinsi Riau dan Babel yang ditelusuri. “Kami akan buka. Kami akan bongkar setiap data yang masuk hampir 40 persen yang kami anggap sudah stabil progresnya, maka akan kami umumkan kepada publik,” ujar Wakil Direktur Saksi TKN Lukman Edy, di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Selasa (23/4).

Untuk wilayah Riau dan Babel, kata Lukman, pihak 02 mengklaim kemenangan telak. Namun dari data real count yang dimiliki oleh TKN, hasilnya berbanding terbalik. Di Riau misalnya, Lukman mengakui, dari data yang ada, perolehan suada Paslon 01 masih kalah dari Prabowo-Sandi. Namun selisihnya, tidak sebesar yang diklaim pihak lawan.

Baca juga : TKN: BPN Manipulasi Data Real Count Provinsi Riau

Sebelumnya pihak 02 mengklaim meraih 78 persen suara. “Sementara data kami, 01 meraih 31 persen, bukan 22 persen seperti klaim 02. Dan mereka hanya mengambil dari 145 TPS dari 17 ribu TPS di Riau,” ungkapnya.

Sementara untuk Babel, Lukman menyebut, pihak 02 hanya mengambil sampel dari 2 TPS saja. ”Kami menyatakan di Bangka Belitung menang 64 persen, 02 hanya memperoleh 36 persen. Dan angka ini sama dengan real count KPU hari ini yang sudah 21 persen,” jelasnya

Baca juga : Hasil Pemilu Di Korut: Jokowi Dapat 21, Prabowo Cuma 3

Politisi PKB ini yakin perbandingan data bisa menjadi pelajaran di masyarakat bagaimana masing-masing tim mengolah data. “Kami sisir ke dalam real count mereka, ternyata mereka hanya di 2 TPS saja, dia menyatakan menang 60 persen, dari 3.800 TPS. Jadi bagaimana mungkin 2 TPS mengklaim menang,” ujar Lukman.

Sebelumnya, Lukman juga merilis hasil perhitungan di DKI dan Lampung. Di Jakarta, TKN menemukan indikasi kecurangan dalam metode penghitungan data pasangan 02 yang hanya dilakukan di 300-an TPS. Itu pada TPS di mana 02 meraih kemenangan.

Baca juga : RUU Perlindungan Data Pribadi Perlu Segera Disahkan

“Jumlah TPS di DKIJakarta sebanyak 29.063 TPS, dengan jumlah pemilih tetap sebanyak 7,2 juta,” jelasnya. Kebohongan yang sama juga di Lampung. Jadi tidak heran kalau mereka klaim kemenangan di Jakarta 62,23% dan Lampung 59,09%. Kami sangat menyayangkan cara-cara seperti ini,” tegas Lukman. [MHS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.