Sebelumnya
Dia bilang, Yenny merupakan sosok tokoh nasional yang mewakili warga nahdliyin. Juga, mewakili para perempuan Indonesia yang konsisten memperjuangkan keadilan dan perdamaian.
Terlebih, Yenny merupakan penerus perjuangan almarhum Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan cucu dari salah seorang pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Hasyim Asy'ari.
"Karena itu, kami kiai dan habaib menggelar doa bersama agar Mbak Yenny Wahid bisa dikabulkan hajatnya berjuang di jalur politik dan kepemimpinan nasional yaitu sebagai Cawapres di Pilpres 2024 nanti," papar Tamam.
Baca juga : Relawan Santri Tahfiz Dan Warga Di Yogyakarta Doakan Ganjar Jadi Presiden 2024
Disampaikan pula, pertemuan para Kiai dan Habaib yang juga dikenal sebagai Poros Kiai 9 Jawa Timur ini digelar dalam rangka ikhtiar spiritual untuk kebaikan bangsa dan negara menjelang pesta demokrasi yaitu Pilpres 2024.
"Hari kami bersama para kiai dan habaib dan para santri-santri millenial, bersama-sama mendoakan Mbak Yenny Wahid supaya dikabulkan perjuangannya untuk kebangkitan bangsa Indonesia dengan menjadi Cawapres di Pilpres 2024," ujarnya.
Doa bersama kiai dan habaib digelar mulai pukul 14.00 WIB. Kegiatan diawali dengan silaturahmi dan ramah tamah para Kiai dan Habaib, yang kemudian dilanjutkan dengan doa bersama penuh hikmat dengan dipimpin langsung oleh Tamam.
Baca juga : Ketua DPP Perindo Nilai Andika Perkasa Penuhi Kriteria Sebagai Cawapres Ganjar
"Semoga doa bersama kita hari ini dapat membuka hati dan pikiran para elit sehingga Mbak Yenny Wahid bisa menjadi Cawapres di Pilpres 2024," tambah Tamam.
Hadir dalam doa bersama ini KH. Khamim (Ponpes Assalam), Habib Qodir, Habib Hamid, KH. Amin, KH. Muhadi, Gus Muh, KH. Bisri, KH. Imam Syafi'i, Kyai Sayi'i, Mbah Ali, Kyai Hafidz, Kyai Rokhim dan Gus Un.
Acara doa bersama juga dihadiri oleh ratusan santri millenial yang bersama-sama ikut mendoakan Yenny Wahid Cawapres 2024.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.