Sebelumnya
“Hukum yang tegak harapan kita. Sejahtera merata idaman bersama. Ganjar-Mahfud pilihan kita. Gotong royong pilih nomor tiga,” ujar Mahfud.
Bagja mengatakan, mengacu pada regulasi yang ada, peristiwa itu harus dimasukkan ke dalam Laporan Hasil Pengawasan (LHP) Bawaslu. Selanjutnya, akan dikaji terkait kemungkinan adanya pelanggaran.
“Kami sudah mewanti-wanti, yang penting jangan ada upaya untuk meyakinkan (pemilih lewat ajakan). Apalagi (ajakan itu terjadi) di lembaga penyelenggara pemilu,” kata Bagja.
Baca juga : Nomor Capres Sesuai Nomor Partai Pengusung, Kebetulan Atau Permintaan Parpol?
Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda mengatakan, pelaksanaan pemilu harus diawasi karena pasti ada potensi kecurangan. Bawaslu akan melakukan optimalisasi fungsi pencegahan.
“Kami berharap setiap komunitas yang ada di masyarakat turut terlibat mengawasi,” harapnya.
Dia mengatakan, pengawasan bahkan harus dilakukan hingga pemungutan dan penghitungan suara (tungsura).
Baca juga : Kampanye Colongan Mulai Mengerikan Nih
Kata dia, berkaca dari pemilu sebelumnya, di waktu-waktu tersebut rawan potensi pelanggaran. Pengawasan tidak cukup dilakukan saat mencoblos saja.
“Kita kawal proses ini sampai akhir. Kecurangan bisa terjadi di TPS, maka perlu jeli untuk kita tetap ada hingga penghitungan suara,” kata Herwyn.
Herwyn meminta para pendukung ketiga pasangan calon presiden-wakil presiden menjaga keamanan dan persatuan di tengah-tengah masyarakat. Dia mengingatkan, jangan sampai pemilu merusak kekeluargaan sebagai bangsa.
Baca juga : Beres Umumkan Penetapan Capres-Cawapres, KPU Gelar Pengundian Nomor Urut Besok
“Konstitusi menghargai hak individu menyatakan pendapat, dan hak memilih kader bangsa terbaik dalam Pemilu 2024,” tandasnya.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis 16/11/2023 dengan judul Pasangan Capres-Cawapres Terima Nomor Urut, Ketua Bawaslu Bidik Cak Imin Dan Mahfud
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.