BREAKING NEWS
 

Elektabilitas Capres-Cawapres

ID Insight: Ganjar-Mahfud 37,8 Persen, Prabowo-Gibran 34,3 Persen

Reporter & Editor :
FAQIH MUBAROK
Sabtu, 10 Februari 2024 22:26 WIB
Capres-Cawapres nomor urut 03 Ganjar-Mahfud. Foto: Istimewa

 Sebelumnya 
Dalam hasil surveinya, mereka juga mencatat sejumlah ketidakpuasan pemerintahan Jokowi-Maruf Amin. Sekitar 42,12 persen responden menilai presiden gagal menciptakan lapangan kerja; 21,21 persen menilai presiden terlibat praktik putusan MK yang menyebabkan Gibran maju sebagai cawapres; 10,52 persen presiden kurang tegas dalam pemberantasan korupsi; 6,92 persen responden tidak suka presiden karena konsisten antara pernyataan dan perbuatan; lain-lain sebesar 8,46 persen dan ketidskpuasan penuh 10,77 persen.

Adsense

Selain itu, responden meyakini bahwa presiden tidak netral dan berpihak sebesar 67,2 persen sementara yang yakin tidak berpijak 24,5 persen. Kemudian, 63,3 persen responden tidak tahu program makan siang dan susu gratis untuk anak dan 36,7 persen responden tahu program tersebut.

Dari data responden tersebut, sekitar 57 persen setuju program tersebut dan 37 tidak setuju program tersebut. Sementara itu, sekitar 42,9 persen tahu program kartu sakti sementara 57,1 persen tidak tahu program kartu sakti.

Baca juga : Survei IPE: Elektabilitas Ganjar-Mahfud 35,4 Persen, Kalahkan Prabowo-Gibran

Sekitar 72,3 persen setuju dengan program kartu sakti sementara 19,1 persen tidak setuju program kartu sakti.

Analis politik sekaligus Direktur Eksekutif Skala Data Indonesia Arif Nurul Imam menilai bahwa data yang disampaikan oleh John memang berbeda dengan hasil survey lembaganya. Namun data John menguatkan bahwa pemilu tidak akan berjalan satu putaran.

"Ada satu persamaan bahwa Pilpres ini terbuka lebar 2 putaran," Kata Imam menanggapi.

Baca juga : Warga NTB Apresiasi Program Perbaikan Gizi Prabowo-Gibran

Pertama, kesamaan data mereka adalah soal angka pemilih yang belum menentukan pilihan (undecided voters) dan pemilih mengambang (swing voters) masih di angka 28-29 persen.

Imam yakin angka tersebut akan bergeser kepada penantang, yang kini diyakini publik adalah pasangan Ganjar-Mahfud maupun Anies-Muhaimin.

"Semua hari ini saya kira dua kandidat itu memposisikan diri sebagai penantang dari Prabowo Subianto. Dari banyak survei dirilis kemarin atau campaign 1 putaran sangat kencang tetapi berdasarkan data saya masih peluang 2 putaran lebih besar ketimbang 1 putaran," kata Imam.

Baca juga : Pengamat: Ahok Amunisi Ganjar-Mahfud Serang Prabowo-Gibran

Kedua adalah soal kepuasan publik. Imam menyetujui temuan idninsight soal penurunan kepuasan publik terhadap pemerintahan Jokowi. Temuan ini diyakini akan pararel dengan paslon yang didukung Jokowi.

Saat ini, publik mempersepsikan Prabowo-Gibran sebagai Capres yang didukung Jokowi. Meski tidak berkampanye, persepsi publik bahwa Jokowi mendukung Prabowo-Gibran cukup kuat. Hal itu berimbas kepada penurunan elektabilitas.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense