BREAKING NEWS
 

Gabung Dengan PKS Dan Demokrat

Di Pilbup Sukabumi,Gerindra Balik Badan

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : ERWIN TAMSAL
Rabu, 7 Agustus 2024 07:30 WIB
Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Gerindra berubah haluan di Pemilihan Bupati (Pilbup) Sukabumi, Jawa Barat (Jabar) 2024. Sebelumnya, partai Kepala Garuda itu ikut deklarasi mengusung Asep Japar sebagai Calon Bupati (Cabup) Sukabumi bersama Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada 26 April 2024.

Kini, Partai Gerindra mening­galkan Asep Japar, dan memilih bergabung dengan koalisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat untuk mengusung Iyos Somantri sebagai Cabup Sukabumi. Koalisi ini memiliki 19 kursi DPRD Sukabumi.

Sedangkan, koalisi Golkar dan PPP yang mengusung Asep Japar telah mengantongi 15 dari 50 kursi di DPRD Kabupaten Sukabumi.

Kedua poros, baik poros Iyos Somantri maupun poros Asep Jabar sudah bisa mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk berlaga di Pilbup Sukabumi 2024. Kedua poros tersebut sudah memenuhi syarat dukungan pencalonan.

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara menjelaskan alasan hengkang dari Koalisi Golkar dan PPP. Dia mengatakan, partainya menginginkan pemimpin yang betul-betul merakyat, mengabdi kepada rakyat dan bukan men­jadi raja atau menyuruh rakyat.

Baca juga : Zulhas Rajin Bongkar Barang Impor Ilegal

“Saya melihat yang terbaik sebagai Bupati Sukabumi 2024 adalah Pak Iyos Somantri,” kata Yudha dalam keterangannya, Selasa (6/8/2024).

Kendati mendukung Iyos Somantri paling belakangan dibanding PKS dan Partai Demokrat, Yudha berjanji akan men­jadi partai yang paling serius da­lam memenangkan Iyos di Pilbup Sukabumi. “Dalam politik apapun bisa terjadi,” tandas Yudha.

Termasuk, kata Yudha, posisi Gerindra yang saat ini berada dalam koalisi PKS dan Demokrat untuk mengusung Iyos Somantri. Dia mengatakan, semuanya bu­kan karena desain, tapi karena alam semesta yang meridhai. “Koalisi yang berjalan otomatis, tanpa paksaan, tanpa penggiringandari hati nurani,” klaimnya.

Adsense

Yudha menyebut koalisi ber­sama PKS dan Demokrat seba­gai ‘Koalisi Harapan Baru’ un­tuk Kabupaten Sukabumi maju, sejahtera, adil, dan makmur.

Untuk pendamping Iyos, Yudha mengatakan, akan dipu­tuskan berdasarkan kesepakatan bersama dengan partai koalisi dalam waktu dekat ini. Namun, dia berharap, baik bupati mau­pun wakil bupati merupakan so­sok yang diminati oleh rakyat.

Baca juga : Amankan Munas & Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

“Karena nantinya apabila su­dah dilantik bukan milik partai tetapi milik rakyat,” tegasnya.

Ketua DPD PKS Kabupaten Sukabumi, Muhammad Sodikin mengatakan, momen deklara­si tiga partai pengusung Iyos Somantri sebagai cabup meru­pakan kesempatan bagi koalisi untuk berbuat yang terbaik bagi masyarakat Sukabumi. “Kalau melihat auranya, saya sudah bisa menebak ini aura kemenangan,” kata Sodikin dalam keterangan­nya, Selasa (6/8/2024).

Dengan kekuatan politik yang ada, Sodikin mengatakan, berdasarkan hitung-hitungan sementara sudah mengantongi 19 kursi. Dia berharap, tidak berubah sam­pai akhir pendaftarandi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Mudah-mudahan kita dalam koalisi yang baik dan besar di antara koalisi yang ada,” ujarnya.

Sementara, Ketua DPD Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi, Iman Adinugraha menilai, koal­isi PKS, Gerindra dan Demokrat di Pilbup Sukabumi sebagai takdir Tuhan dan mukjizat.

Baca juga : Keren, Ada Uji Coba Trem Otonom Di IKN

“Inilah arti dari menjaga hubungan baik dengan siapap­un,” kata Iman dalam keteran­gannya, Selasa (6/8/2024).

Partai Demokrat, kata Iman, akan langsung memanaskan mesin politik dalam menghadapi Pilbup Sukabumi.

“Kita terbuka dengan siapapun (yang ingin bergabung) ka­laupun tidak, kita cukup dengan tiga partai,” tuturnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense