Dark/Light Mode

Capai Indonesia Emas 2045

Airlangga Gencarkan Tiga Mesin Ekonomi

Rabu, 7 Agustus 2024 07:00 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Instagram airlanggahartarto_official)
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Instagram airlanggahartarto_official)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia dianggap memiliki fundamental ekonomi yang kuat dalam menghadapi ketidakpastian global. Pengalaman yang dimiliki membuat Pemerintah percaya diri Indonesia Emas 2045 bakal tercapai.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, di tengah berbagai tantangan global yang masih berlangsung, fundamental perekonomian Indonesia masih tetap terjaga.

Terbaru, pada triwulan II- 2024, perekonomian Indonesia tumbuh kuat pada angka 5,05 persen, mengungguli China (4,70 persen), Singapura (2,9 persen), Korea Selatan (2,30 persen) dan Meksiko (2,24 persen).

Baca juga : Monas Bakal Dipoles Lebih Hijau Dan Ikonik

“Pertumbuhan tersebut juga didukung oleh inflasi yang terkendali. Pada Juli 2024 berada di 2,13 persen, tetap terjaga dalam rentang sasaran,” kata Airlangga saat Foreign Policy Community Indonesia (FPCI) Chief Execu­tive Officer (CEO) Forum 2024 di Jakarta, Selasa (6/8/2024).

Ketua Umum Partai Golkar itu mengatakan, dengan fundamen­tal yang kuat, Indonesia mem­punyai cita-cita menjadi negara berdaulat, maju dan sejahtera dalam 100 tahun kemerdekaan, yakni Indonesia Emas 2045.

Karena itu, peningkatan in­vestasi infrastruktur berkelanjutan untuk masa depan yang berketahanan, memiliki peran penting.

Baca juga : Tim Ayam Jantan Dihadang Matador

Airlangga juga mengungkap­kan fakta lain kekuatan ekonomi Indonesia. Pasalnya, indeks daya saing global Indonesia juga meningkat 7 poin dalam setahun.

Menurutnya, lembaga pemeringkat telah memberikan komen­tar positif tentang infrastruktur, efisiensi bisnis, efisiensi Pemerintah, serta kinerja ekonomi.

“Reformasi kita telah dilak­sanakan dan diapresiasi oleh para pelaku dan pemangku kepentingan,” ujar jebolan Universitas Gadjah Mada (UGM) ini.

Baca juga : Lengser, Hasina Kabur Ke India Naik Helikopter

Dia juga memaparkan strate­gi kebijakan Pemerintah da­lam mencapai visi Indonesia Emas 2045 melalui tiga mesin ekonomi. Hal itu dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan, yakni merevitalisasi mesin ekonomi konvensional untuk meningkatkan kapasitas dan produktivitas.

Selanjutnya, mengembangkan mesin ekonomi baru, termasuk teknologi digital, inisiatif ekonomi hijau dan bioteknologi modern. Selain itu, meningkatkan fokus pada ketahanan dan pember­dayaan sosial untuk memastikan keberlanjutan sosial-ekonomi.

Peran serta Indonesia dalam berbagai forum kerja sama in­ternasional seperti ASEAN, Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP), G20, hubungan Indonesia dengan Uni Eropa, termasuk aksesi menjadi anggota penuh Organization for Economic Cooperation and Development (OECD), akan turut mendorong peningkatan investasi dalam negeri, keper­cayaan dunia terhadap Indone­sia, serta membuka pasar ekspor yang lebih luas.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.