BREAKING NEWS
 

Pj Gubernur Bey: Akurasi DPT Kunci Pilgub Jabar Berkualitas

Reporter : DIDDY RACHMAT RIDJADI
Editor : FAZRY
Minggu, 22 September 2024 16:42 WIB
Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin

RM.id  Rakyat Merdeka - Penjabat Gubernur Bey Machmudin mengatakan validasi dan keakuratan Daftar Pemilih Tetap (DPT) menjadi kunci pemilihan gubernur Jawa Barat berkualitas.

Bey mengatakannya saat Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Holiday Inn Bandung Pasteur, Minggu (22/9/2024).

Menurutnya, rekapitulasi DPT menjadi momen krusial yang prosesnya dimulai sejak pendataan oleh petugas pencatat, sampai menjadi daftar pemilih sementara, dan akhirnya DPT.

"Kualitas data ini menjadi penentu kesuksesan pesta demokrasi yang akan datang," ujar Bey Machmudin.

Baca juga : Isu Keterlibatan Kepala Desa di Pilkada Garut Jangan Digeneralisir

Bey menekankan rekapitulasi DPT tidak hanya bersifat administratif, tetapi menjadi fondasi utama bagi demokrasi yang sehat di Jawa Barat.

"Setiap nama dalam DPT mewakili suara yang berperan penting dalam menentukan masa depan provinsi ini," jelas Bey.

Adsense

Sebagai provinsi dengan jumlah pemilih terbesar di Indonesia atau lebih dari 35 juta jiwa, kata Bey, tantangan terbesar adalah kesiapan logistik dan teknis termasuk DPT.

Karena itu, semua pihak harus saling bersinergi, dimulai dari penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU dan Bawaslu, pemerintah daerah, partai politik, hingga civil society seperti lembaga - lembaga pemantau pemilu.

Baca juga : Pengaruhnya Besar Di Pilgub Jakarta, Dukungan Anies Nunggu Visi Misi Paslon

Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, Bey optimistis Pilgub Jabar yang akan digelar 27 November 2024, berjalan lancar dan demokratis. Bey menekankan aparatur sipil negara (ASN) harus netral.

Jika ada yang melanggar, maka sanksi sesuai peraturan perundangan akan diberlakukan tanpa pandang bulu.

"ASN memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga netralitas dan tidak terlibat dalam dinamika politik praktis. Netralitas ini penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi," kata Bey.

Bey mengutip ajaran Mahatma Gandhi tentang demokrasi, yakni Demokrasi sejati adalah ketika suara terkecil pun didengar dan dihitung.

Baca juga : AHY: Sinergi Akademisi Dan Politisi Penting Untuk Kebijakan Berbasis Data

"Mari kita pastikan bahwa setiap suara, sekecil apapun mendapatkan tempatnya dalam sejarah demokrasi Jawa Barat," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense