RM.id Rakyat Merdeka - Ada yang berbeda dalam format debat kedua dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2024. Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta akan melibatkan masyarakat untuk mengajukan pertanyaan pada saat debat dengan tema “Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial” yang digelar di Ecovention, Ancol, Jakarta pada Minggu (27/10/2024).
Debat diikuti pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) nomorurut 1 Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), paslon nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dan paslon nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel).
“Saat debat kedua masih samaada enam segmen. Hanya saja ada sedikit yang berbeda, yaitu kita melibatkan partisipasi masyarakat secara langsung,” kata Anggota KPU DKI Jakarta, Fahmi Zikrillah dalam keterangannya, Selasa (22/10/2024).
Untuk itu, kata Fahmi, pihaknya bakal mengundang perwakilan dari komunitas masyarakat yang relevan dengan tema debat. Namun, kata dia, pihaknya saat ini masih terus mematangkan teknis pelaksanaan debat dengan tim panelis dan juga mengundang perwakilan dari komunitas-komunitas masyarakat terkait dengan tema yang diangkat.
Baca juga : Optimalkan Pertumbuhan UMKM Agar Berdaya Saing
“Teknisnya sedang kami matangkan dengan anggota maupun tim panelis. Pertanyaan-pertanyaan mana yang mungkin nanti merepresentasikan kebutuhan ataupun kepentingan dari masyarakat,” jelas Kepala Divisi Data dan Informasi KPU DKI Jakarta ini.
Pada debat kedua ini, kata Fahmi, masing-masing paslon bisa membawa 75 orang pendukung dan 30 tim sukses. “Untuk jumlah pendukung dan timses yang boleh hadir masih sama seperti debat pertama,” ujarnya.
Sedangkan untuk moderator, Fahmi menyampaikan, saat ini masih dalam proses usulan dari berbagai pihak. “Dalam waktu dekat akan disampaikan,” ucapnya.
Anggota KPU DKI Jakarta, Astri Megatari menambahkan, ada enam sub tema yang akan menjadi topik debat kedua Pilgub DKI Jakarta. Yaitu, infrastruktur terintegrasi dan pelayanan dasar yang prima, pendidikan dan kesehatan, penanganan ketimpangan sosial, pembangunan ekonomi digital dan UMKM, pariwisata dan ekonomi kreatif dan terakhir inflasi bahan pokok.
Baca juga : 15 Kelurahan Nggak Punya Puskesmas, Layanan Kesehatan Di DKI Belum Merata
“Para cagub-cawagub akan berdebat mengenai beberapa subtema yang telah disiapkan oleh KPU,” ucap Astri dalam keterangannya, Selasa (22/10/2024).
KPU DKI Jakarta, kata Astri, telah mengevaluasi teknis pelaksanaan pada penyelenggaraan debat pertama Pilgub Jakarta 2024. Teknis pelaksanaan yang dimaksud seperti pengaturan kursi, layout, serta posisi para pendukung.
“Banyak hal yang menjadi bahan evaluasi. Tapi seluruhnya itu adalah lebih pada aspek teknis, pelaksanaan,” kata dia.
Menurut Astri, hasil evaluasi ini merupakan masukan tim paslon Cagub-Cawagub DKI Jakarta usai dipanggil KPU DKI Jakarta. Dia mengatakan, hasil evaluasi akan dikomunikasikan dengan pelaksana debat kedua.
Baca juga : RB Leipzig Vs Liverpool, Si Merah Dan Banteng Merah Saling Gigit
“Yaitu TV penyelenggara debat kedua,” ujarnya.
Astri menambahkan, waktu debat kedua masih tetap berdurasi 150 menit yang terbagi dari 120 menit pelaksanaan debat dan 30 menit jeda iklan. Durasi tersebut, kata dia, sudah diatur sejak awal demi kondusifnya pelaksanaan debat.
“Kalau misalnya mau kita tambahkan lagi (waktunya) kemungkinan akan lebih panjang lagi durasinya nanti,” ujar Astri.
Sebagai informasi, rencana debat kedua Pilgub DKI Jakarta akan dimulai pukul 19.00 WIB dengan durasi 150 menit. Debat akan dibagi menjadi enam segmen. Nantinya, debat tersebut juga akan disiarkan secara langsung.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.