BREAKING NEWS
 

Survei Pilkada Terbaru

Jakarta-Jateng Sama Ketatnya

Reporter : BHAYU AJI PRIHARTANTO
Editor : SISWANTO
Selasa, 5 November 2024 08:10 WIB
Peneliti Litbang Kompas Vincentius Gitiyarko terkait hasil survei Litbang Kompas untuk Pilkada Jawa Tengah dalam Breaking News Kompas TV, Senin (4/11/2024). (Foto: Tangkapan layar Kompas TV)

 Sebelumnya 
Sebab, masih ada 43,1 persen responden yang belum menentukan pilihan. Zulkifli yakin, dengan kerja lebih keras, jagoannya bisa merebut hati pemilih bimbang tersebut.

“Kita masih optimis menang, setiap hari masih bergerak ke lapangan, menemui masyarakat, menemui tokoh-tokoh untuk menggalang massa,” ujarnya.

Di Jakarta, peta pertarungan antara jagoan yang diusung KIM plus RK-Suswono dengan jagoan dari PDIP Pramono-Rano juga bersaing ketat. Eektabilitas Pram-Rano yang selama ini tertinggal jauh dari RK-Suswono juga mulai mengejar.

Dalam survei yang dilakukan LSI Denny JA, elektabilitas keduanya tinggal 0,3 persen. Pasangan RK-Suswono meraih 37,4 persen, sedangkan Pram-Rano menempel di angka 37,1 persen.

Baca juga : Percepat Program Prioritas, Menko Polkam Bentuk 7 Desk

Survei yang dilakukan Parameter Politik Indonesia (PPI) juga memotret persaingan ketat antara RK-Suswono vs Pram-Rano. Dalam survei terbarunya, RK-Suswono meraih 47,8 persen, sedangkan Pram-Rano berada di angka 38 persen.

Menyikapi berbagai survei terbaru, Cagub nomor urut 3, Pramono Anung mengimbau agar pemilih di Jakarta tidak mudah tergiring opini lembaga survei. Apalagi belakangan ada dua lembaga survei yang menyampaikan hasil berbanding terbalik.

Pramono menegaskan, masyarakat Jakarta harus menentukan pilihan berdasarkan kepercayaan terhadap paslon, bukan berdasarkan hasil survei yang simpang siur. “Saya tidak menuduh siapa pun ya, tetapi saya hanya ingin mengatakan, marilah kita memercayai survei yang kredibel, itu saja,” tuturnya.

Sedangkan RK menilai, survei bukan merupakan penentu takdir. Menurutnya, survei sekedar bahan evaluasi agar kinerja tim suksesnya bisa lebih maksimal.

Baca juga : Ini 3 Strategi Tangani Judol

Ia mengatakan, sejauh ini survei elektabilitasnya pada Pilkada Jakarta 2024 masih dinamis. Namun, apapun hasilnya, Ridwan Kamil memastikan bakal bekerja lebih giat dan lebih semangat.

“Jangan lengah, jangan lelah, teruslah bekerja. Jadi sama saja, mau baik mau jelek survei bukan penentu takdir,” katanya.

Pengamat Politik Citra Institute, Efriza, menegaskan saat ini masing-masing paslon belum berhasil merebut hati pemilihnya karena masih dilanda keraguan. Hal itu bisa dilihat dari hasil survei yang menunjukkan keunggulan paslon sangat tipis. Ditambah lagi banyak terdapat pemilih bimbang.

Efriza menilai, masyarakat masih berusaha mempelajari berbagai tawaran program dan visi-misi yang dibawa masing-masing paslon. Termasuk menanti dukungan Presiden Prabowo Subianto kepada salah satu kandidat.

Baca juga : Prabowo Upayakan Jumpa Para Cakada Dari Gerindra

“Sehingga wajar jika akhirnya masyarakat menunggu sampai akhir Pilkada 2024, karena turbulensi, tsunami salah bahasa, arah dukungan Presiden terhadap pasangan calon sangat berkaitan dan sedang dinilai masyarakat. Selain tentu saja debat pamungkas,” ungkap Efriza, semalam.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa, 5 November 2024 dengan judul Survei Pilkada Terbaru, Jakarta-Jateng Sama Ketatnya

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense