Dark/Light Mode

Ada Calon Dihalangi Kampanye

Pilbup Indramayu Memanas

Selasa, 5 November 2024 07:20 WIB
Calon Bupati (Cabup) Indramayu, Nina Agustina. (Foto: Instagram/ninagustina1708)
Calon Bupati (Cabup) Indramayu, Nina Agustina. (Foto: Instagram/ninagustina1708)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tak terima kampanyenya diadang sejumlah warga, Calon Bupati (Cabup) Indramayu, Nina Agustina melapor ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Indramayu. Dan, Bawaslu sudah menerima laporan tersebut.

Kontestasi Pemilihan Bupa­ti (Pilbup) Indramayu, Jawa Barat (Jabar) 2024 memanas. Calon Bupati (Cabup) Indramayu, Nina Agustina merasa diganggu dan diadang sejumlah warga desa saat melintas di Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, pada Jumat (1/11/2024).

Saat peristiwa pengadangan terjadi, Nina ditemani pengawalnya. Nina lantas berhenti dan turun dari mobil. Suasana memanas dan terlihat tegang saat Nina berselisih dengan seorang warga.

Baca juga : Pasar Kramat Jati Siap Kelola Sampah Mandiri

Bahkan, beberapa pendukung Nina nyaris baku hantam dengan warga yang disangka melakukan pengadangan.

Setelah berhasil meredam emosi para pendukungnya, Nina lalu menghampiri orang yang telah melakukan pengadangan.

“Saya lewat baik-baik. Kalau Anda merasa susah sama saya sebagai Bupati, saya yang tang­gung jawab,” kata Nina.

Baca juga : Real Madrid Vs AC Milan, Duel Gengsi Dua Raksasa

Bupati Indramayu petahana ini menuduh warga yang mengacung­kan jari merupakan simpatisan rivalnya. Yaitu, Cabup Indramayu nomor urut 2, Lucky Hakim.

“Saya akan telepon kapolres, saya dicegat sama orangnya Lucky Hakim,” katanya.

Putri sulung mantan Kapolri Jenderal Pol (Purn) Da’i Bachtiar ini mengatakan, akan memproses warga tersebut ke ranah hukum. Nina juga menanyakan Kartu Tanda Penduduk orang yang mencegatnya.

Baca juga : Megatron Makin Menyala

“Kamu KTP-nya mana? Saya anaknya Da’i Bachtiar. Saya bawa Anda ke Polsek, kita bicara soal hukum,” ancam Nina

Diketahui, Pilbup Indramayu 2024 diikuti 3 paslon. Yaitu, paslon nomor urut 1 Bambang Hermanto-Kasan Basari, paslon nomor urut 2 Lucky Hakim-Syaefudin, paslon nomor urut 3 Nina Agustina-Tobroni.

Anggota Tim Hukum pemenangan paslon 3, Miftah mengatakan, pihaknya resmi melaporkan kejadian pengadangan kegiatan kampanye Nina Agustina di Kecamatan Sukra ke Bawaslu Indramayu.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.