BREAKING NEWS
 

Gara-gara Video Aksi Carok

Debat Ketiga Pilkada Sampang Ditiadakan

Reporter : SUSILO YEKTI
Editor : ABDUL SHOMAD
Rabu, 20 November 2024 07:25 WIB
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jatim Aang Kunaifi. (Foto: Instagram/kpu_jatim)

 Sebelumnya 
Ketua Tim Pemenangan Jimad Sakteh, Surya Noviantoro menceritakan peristiwa berdarah yang menewaskan salah satu saksi. Hal itu bermula saat paslon Bupati dan Wakil Bupati Sampang nomor urut 2, Slamet Junaidi-Ahmad Machfudz, selesai berkunjung ke rumah salah satu tokoh desa Ketapang Laok, Minggu (17/11/2024). Rombongan dihadang sekelompok orang.

Setelah rombongan paslon berhasil lolos dari hadangan, lanjut Surya, beberapa menit kemudian, terjadi keributan di rumah pendukung pasangan Jimad Sakteh. Beberapa pria membawa celurit, mengejar dan mengayunkan celurit.

Di media sosial X, netizen menyesalkan terjadinya peristiwa di Sampang.

Baca juga : Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Bukan Mustahil

“Itu aksi paling bodoh. Gara-gara Pilkada, nyawa melayang. Kalau kalian melakukan itu, yang menang bisa menjamin hidup kalian? Yang menjadi korban kan saudara kita juga,” sesal akun @SDumai76.

“Harusnya, Pemerintah bisa mengubah carok ke hal positif, seperti ‘mengawinkan’ carok dengan lahan rumput segar. Jadi, kultur carok bisa diganti dengan budaya ngarit,” tulis akun @K_Abbas86.

Senada, akun @Wagiso_Gi menyesalkan adanya insiden kekerasan dalam perbedaan pilihan.

Baca juga : Dewan Restui Tarif Air PAM Naik, Untuk Menengah Atas

“Kok yo masih ono toh. Di Pulau Madura, setiap RT ada langgar, setiap RW ada masjid. Apa carok sebagai kultur jaman dulu masih dianggap sebagai adab menyelesaikan masalah dalam bidang apapun, termasuk politik (Pilkada). Gumun aku (bingung aku),” tuturnya.

Akun @yunita0105 mengungkapkan, tradisi kekerasan dan carok sudah hilang dari wilayahnya.

“Alhamdulillah, di Sumenep, sudah tidak pernah ada kejadian seperti itu (carok). Tapi, kalau kalian maling di Sumenep, masih mungkin dihakimi masa,” ucapnya.

Baca juga : Tim Matador Kokoh Di Puncak Klasemen

Akun @mjbrigaseli menegaskan, aksi kekerasan yang terjadi di Sampang tiak mencerminkan prinsip demokrasi yang baik.

“Dalan demokrasi, perbedaan pendapat merupakan hal wajar. Umum. Masak pilihan politik kita mau diseragamkan,” tegasnya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu, 20 November 2024 dengan judul Gara-gara Video Aksi Carok, Debat Ketiga Pilkada Sampang Ditiadakan

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense