RM.id Rakyat Merdeka - Calon Gubernur Maluku Utara Sultan Husain Alting Sjah menilai Pilkada adalah kesempatan rakyat menentukan kembali arah pembangunan. Karena itu, jangan sampai ternodai godaan politik uang, janji-janji palsu dan kampanye manipulatif.
Sultan mengatakan, setiap amplop yang diterima mungkin terasa seperti rezeki kecil yang datang tiba-tiba. Tetapi di balik itu, ada harga yang harus dibayar. Uang itu akan segera habis dalam hitungan hari, tetapi keputusan yang salah akan meninggalkan luka selama bertahun-tahun.
"Jika rakyat Maluku Utara memilih karena uang, maka mereka tidak hanya menggadaikan masa depan, tetapi juga mengkhianati warisan leluhur. Mereka melupakan prinsip-prinsip adat yang telah membuat mereka terhormat selama berabad-abad” tutur Sultan dalam pidatonya.
Baca juga : BMH Berikan Mukena Baru untuk Mualaf, Janda dan Dhuafa di Probolinggo
Sultan kembali melontarakan slogan selamatkan Maluku Utara berlandasan kaidah fiqih. Yakni, menghindar dari bencana harus didahulukan dari meraih kebaikan.
Menurutnya, menyelamatkan Maluku Utara dari kerusakan harus lebih diutamakan dari mengambil manfaat jangka pendek dan politik transaksional.
“Jika saudara-saudara sekalian bertanya sebenarnya apa yang kita selamatkan dalam Pilkada ini? Jawabannya sederhana: kehormatan dan masa depan rakyat Maluku Utara.
Baca juga : Gibran: Jangan Terpecah Karena Perbedaan Politik
Sultan menyampaikan bahwa Pilkada ini adalah pertaruhan terakhir untuk menyelamatkan Maluku Utara. Kata Sultan, jni adalah momen untuk berpegang pada prinsip “Moloku Kie Raha”.
“Kita masih percaya pada nilai-nilai adat dan agama yang telah menjaga negeri ini selama ratusan tahun,” tegasnya.
Sultan mengimbau, jangan gadaikan kehormatan Maluku Utara hanya karena janji-janji politik yang tidak berarti. Jangan biarkan sejarah mencatat kita sebagai generasi yang mengkhianati leluhur
Baca juga : Gelar Doa Bersama Pilkada Di Jateng, Kapolri: Jangan Terpancing Provokasi
"Pilihlah dengan hati. Pilihlah demi masa depan. Karena ini bukan hanya tentang hari ini, tetapi tentang bagaimana kita ingin dikenang oleh generasi penerus di masa yang akan datang. Kehormatan Maluku Utara ada di tangan kita, dan kita tidak boleh menyia-nyiakannya. Hidup terhormat berdasarkan adat atau terhina karena berkhianat. Mari bersama-sama Selamatkan Maluku Utara, "seru Sultan disambut riuh tepuk tangan seluruh masyarakat Maluku Utara,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.