BREAKING NEWS
 

PKB: Coblos Pemimpin Berdasarkan Integritas, Bukan Iming-iming Uang

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : MUHAMAD FIKY
Selasa, 26 November 2024 08:41 WIB
Ketua Fraksi PKB DPR, Jazilul Fawaid

RM.id  Rakyat Merdeka - Menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2024, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengimbau masyarakat agar tidak memilih pemimpin karena iming-iming uang. Sebab, pada masa tenang menjelang pencoblosan, rentan terjadi transaksi jual beli suara yang biasa disebut ’serangan fajar. 

Di sisi lain, para calon kepala daerah juga diingatkan untuk tidak ‘bermain api’ dengan melakukan politik transaksional karena hal itu merupakan bentuk pelanggaran hukum. 

”Saya yakin pemilih kian cerdas untuk memilih pemimpin yang berkomitmen dan berkualitas,” ujar Ketua Fraksi PKB DPR,  Jazilul Fawaid, di Jakarta, Selasa (26/11). 

Baca juga : 8 Pemain Andalan Absen, Tiga Singa Pincang

Dikatakan Gus Jazil–sapaan akrab Jazilul Fawaid–masyarakat harus berani menolak jika ada tawaran uang untuk memilih calon tertentu. 

Adsense

”Ini penting, harus ada kesadaran masyarakat untuk memilih pemimpin menggunakan hati nurani dan akal sehat, bukan karena iming-iming uang. Saya minta juga aparat penegak hukum, Polri, Bawaslu tegas untuk memberantas praktik politik uang,” tuturnya.

Menurutnya, sudah ada aturan perundang-undangan yang memberikan sanksi jika ada pemilih yang menerima politik uang. Berdasarkan Pasal 187A ayat 1 dan ayat 2 Undang-Undang 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, pemberi dan penerima politik uang dapat dijerat dengan sanksi pidana tiga tahun hingga enam tahun serta denda Rp200 juta hingga Rp 1 miliar. 

Baca juga : Pendudukan Kashmir, India Mesti Dimintai Pertanggungjawaban!

”Jauhi politik uang karena itu yang merusak demokrasi kita. Jangan karena iming-iming selembar uang Rp50.000, kita salah pilih pemimpin untuk lima tahun,” ungkap Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI ini. 

Politikus asal Pulau Bawean, Gresik ini menuturkan, pelaksanaan Pilkada Serentak menjadi momentum yang tepat untuk melaksanakan politik demokrasi yang bersih demi masa depan bangsa yang lebih baik. Jika pemilih memiliki komitmen untuk menolak politik uang, PKB yakin, pemimpin yang terpilih adalah pemimpin yang amanah dan juga kompeten. 

Diketahui, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak akan digelar pada Rabu (27/11/2024) besok. Sebanyak 545 daerah dengan rincian 37 provinsi, 415 kabupaten, dan 93 kota akan memilih pemimpin daerah yang baru.

Baca juga : Ibas: Perempuan Berperan Penting Memajukan Bangsa Indonesia


 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense