Dark/Light Mode

Ingrid Terima Penghargaan Pemimpin Gerakan Perempuan Paling Progresif

Sabtu, 19 Oktober 2024 09:27 WIB
Chairman La Tofi School of Social Responsibility/Ketua Dewan Forensik ESG Nusantara, La Tofi memberikan penghargaan kepada Ingrid Kansil di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Jumat (18/10/2024) malam. Foto: Istimewa
Chairman La Tofi School of Social Responsibility/Ketua Dewan Forensik ESG Nusantara, La Tofi memberikan penghargaan kepada Ingrid Kansil di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Jumat (18/10/2024) malam. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) Ingrid Kansil menerima penghargaan sebagai "Pemimpin Gerakan Perempuan Paling Progresif" dari ESG Nusantara. Ingrid berjanji akan terus mendorong kaum perempuan untuk berwirausaha.

Penghargaan ini diberikan langsung Chairman La Tofi School of Social Responsibility/Ketua Dewan Forensik ESG Nusantara, La Tofi kepada Ingrid di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Jumat (18/10/2024) malam.

ESG Nusantara merupakan platform masyarakat sipil yang diinisiasi La Tofi School of Social Responsibility untuk mengawal praktik CSR dengan mensertifikasi perusahaan skala mikro, kecil, menengah, maupun besar sesuai asas ESG khas Indonesia.

Baca juga : Lewat Irigasi Perpompaan, PVTPP Kementan Gelar Gerakan Tanam di Kabupaten Kebumen

Adapun penghargaan ini diberikan kepada mereka yang telah berkinerja memuaskan. Mendapat penghargaan ini, Ingrid tak jumawa.

Ia mendedikasikannya kepada seluruh jajaran pengurus Ipemi pusat maupun daerah yang turut berjuang membesarkan organisasi pengusaha muslimah terbesar di Indonesia ini.

"Insyaqllah, penghargaan ini dapat menambah semangat kami dalam meningkatkan kesetaraan gender dalam aspek ekonomi," ujar Ingrid dalam keterangan resminya, Sabtu (19/10/2024).

Baca juga : Bangun Ruang Aman, KAI Raih Penghargaan Dari Komnas Perempuan

Ia mengatakan, Ipemi merupakan organisasi kemasyarakatan yang fokus utamanya adalah membangun kemandirian kaum perempuan melalui dunia usaha berlandaskan akhlakul karimah.

Saat ini, Ipemi telah berada di 35 provinsi, 380 kabupaten/kota, 850 kecamatan, dan 700 desa. Organisasi yang telah berdiri 9 tahun ini bahkan sudah ada di 17 negara. Di antaranya, Brunei Darussalam, Jepang, Korea Selatan, Turki, dan Inggris.

Ingrid merasa, berbagai penghargaan yang diterima menjadi penyemangat untuk berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi. Khususnya melalui kaum perempuan.

Baca juga : Kemenag Raih Penghargaan Komnas Perempuan dalam Penghapusan Kekerasan Gender

Terlebih, ia menganggap peran perempuan tak kalah pentingnya dalam pengembangan ekonomi dan bisnis seiring perubahan sosial budaya.

"Maka, saya berkomitmen melalui Ipemi, terus mendorong dan memotivasi perempuan untuk semakin aktif dalam berwirausaha dan penciptaan UKM," cetus wanita yang juga Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat ini.

Harapan Ingrid, kaum perempuan di berbagai lapisan masyarakat bisa menjadi pelaku usaha. Dengan begitu, lapangan pekerjaan terbuka, sehingga dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.