BREAKING NEWS
 

Efisiensi Anggaran, Gubernur Sulbar Cuma Punya Satu Ajudan

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : FAQIH MUBAROK
Jumat, 7 Maret 2025 09:01 WIB
Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (tengah). Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka menyatakan telah memulangkan beberapa orang protokolernya yang terdiri dari unsur Polri dan TNI.

Hal itu dilakukan Suhardi Duka guna mendukung kebijakan efisiensi anggaran APBD 2025.

"Kemarin-kemarin pengawal 5 dari Brimob dan 5 dari TNI, ditambah ajudan dan sespri (sekretaris pribadi), tapi kini yang dari TNI dan Polri sudah saya pulangkan," kata Suhardi Duka saat dihubungi, Kamis (6/3/2025).

Baca juga : Kelola Danantara, Pemerintah Harus Punya Strategi Komunikasi Yang Baik

Suhardi menambahkan kini jumlah protokolernya hanya satu. Ditambah supir pribadi yang menopang kegiatannya menjadi orang nomor wahid di Sulbar.

"Ajudan tetap ada satu melekat karena kita sudah tua juga jadi ajudan butuh kita untuk jaga jangan sampai ada sesuatu," jelas politisi Partai Demokrat itu.

Adsense

Sebelumnya, Ketua KPK Setyo Budiyanto mengingatkan kepala daerah mengurangi protokoler demi mendukung kebijakan efisiensi anggaran.

Baca juga : Gubernur Kaltim Serukan Skuadnya Kerja Cepat Dan Fokus

Hal itu disampaikan Setyo dalam peluncuran Indikator Monitoring Center for Prevention (MCP) yang dihadiri sejumlah kepala daerah secara daring, Rabu (4/5/2025).

Setyo lantas memberi contoh KPK sejak dirinya bergabung pada 2018 lalu sudah sangat efisien. Kata dia, tak banyak protokoler yang mendampingi pejabat struktural dan pimpinan. Apalagi, pimpinan KPK juga tidak memakai kendaraan dinas.

"Protokoler sebaiknya dikurangi bapak ibu kepala daerah. Ibarat kata berkunjung segala macam, dikurangilah. Itu bagian dari efisiensi," ujar Setyo.

Baca juga : Gubernur Sulbar Minta Retreat 2026 Cukup 3 Hari Saja

"Jangan sampai pasukannya terlalu banyak. Ada protokol, ada Spri, ada ADC, ada operator, ada driver, ada co-driver, ada co-pilot dan lain-lain, banyak sekali," sambung Setyo.

Setyo menyatakan protokoler yang banyak akan makin menguras anggaran.

"Bayangkan kalau semua orang itu mendapatkan honor perjalanan dinas. Gitu ya. Saya kemarin ke Magelang hanya berdua saja tuh. Baik-baik saja. Alhamdulillah lancar, tidak ada masalah," imbuh mantan Kapolda Sulawesi Utara itu.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense