BREAKING NEWS
 

Keluarkan Maklumat Minta Pilkada Ditunda

MUI Berusaha Ketuk Hati Jokowi

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : UJANG SUNDA
Kamis, 1 Oktober 2020 06:17 WIB
Gedung MUI (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Majelis Ulama Indonesia (MUI) tak berhenti hanya dengan memberikan imbauan soal Pilkada 2020. Selasa (29/9), lembaga tempat berhimpun para ulama ini membuat maklumat. Isinya, meminta Pilkada 2020 ditunda. Dengan maklumat ini, MUI tengah berusaha mengetuk hati Presiden Jokowi agar tak melanjutkan pesta demokrasi lima tahunan itu.

Maklumat tersebut ditandatangani Wakil Ketua Umum MUI, Muhyidin Junaidi dan Sekretaris Jenderal MUI, Anwar Abbas. Tebalnya, dua halaman. Di dalamnya ada lima poin yang disampaikan.

Baca juga : Dokter Angkat Tangan

Di poin pertama, MUI memberikan apresiasi ke Pemerintah dan semua pihak yang telah bekerja keras dalam upaya pengendalian dan penanggulangan Covid-19. MUI juga meminta pemerintah lebih fokus dan kompak menjaga kesehatan dan jiwa segenap anak bangsa.

Di poin kedua, MUI bicara penyebaran Covid-19 masih sangat tinggi dan diyakini belum melandai sampai pelaksanaan Pilkada, 9 Desember 2020. “Pelaksanaan Pilkada beserta seluruh prosesnya pada saat itu sangat berpotensi memunculkan klaster baru mata rantai penyebaran Covid-19 akibat terjadinya kerumunan massa, baik ketika kampanye atau saat pelaksanaan Pilkada."

Baca juga : LSI Denny JA: Pilkada Serentak Berdampak Positif Bagi Ekonomi

Di poin ketiga, jika Pemerintah, KPU, dan DPR akan tetap memutuskan melaksanakan Pilkada, harus dibuatkan aturan yang tegas tentang protokol kesehatan, sehingga tidak terjadi kerumunan yang bisa menjadi mata rantai penularan Covid-19. 

Poin keempat, MUI menyebut bangsa Indonesia memerlukan langkah dan kerja konkret dari berbagai pihak agar segera terbebas dari pandemi Covid-19 dan penanggulangan dampaknya. “Pelaksanaan Pilkada di saat pandemi merupakan kebijakan tidak peka dan sangat dipaksakan.”

Adsense

Baca juga : Waka BPIP: Camat Melindungi Negara Dan Menjaga Kedaulatan Ekonomi

Di poin kelima, MUI mengajak seluruh elemen bangsa agar selalu melakukan upaya-upaya maksimal lahir dan batin. Agar pandemi Covid-19 segera berakhir dan segenap bangsa Indonesia dapat terselamatkan.

Muhyidin Junaidi menyatakan, maklumat ini menjadi salah satu cara mengetuk hati Presiden Jokowi agar mau menunda pelaksanaan Pilkada 2020. “Iya (untuk mengetuk hati Presiden),” ucapnya, saat dihubungi Rakyat Merdeka, semalam. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense