BREAKING NEWS
 

Cita-cita Besar Turunkan Harga

Reporter & Editor :
BUDI RAHMAN HAKIM
Senin, 17 Februari 2025 00:27 WIB
BUDI RAHMAN HAKIM

RM.id  Rakyat Merdeka - Prabowo Subianto punya cita-cita besar, menjadi Presiden yang mampu menurunkan harga berbagai barang dan kebutuhan pokok masyarakat. Cita-cita ini sangat baik dan realisasinya dinanti banyak pihak, terutama rakyat kecil. Sebab, selama ini ada kecenderungan, barang dan kebutuhan pokok selalu naik setiap tahunnya.

Di 100 hari pertama, Presiden Prabowo sudah mampu menurunkan harga dua hal. Pertama, harga tiket pesawat, yang turun sekitar 10 persen di momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) lalu. Kedua, Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 2025, yang turun sekitar Rp 614 ribu.

Baca juga : Penghematan atau Mengirit

Ada pun untuk barang-barang pokok dan kebutuhan lainnya, sejauh ini belum turun harga. Beberapa justru naik. Seperti minyak goreng, gula putih, beras, cabe, telur, dan BBM non subsidi. Pajak Pertambahan Nilai (PPN), walaupun untuk jenis tertentun saja, juga naik. Bahkan, tahun depan, ada wacana iuran BPJS Kesehatan bakal ikut naik.

Adsense

Menurunkan harga-harga tentu bukan pekerjaan mudah. Apalagi untuk barang-barang yang dibutuhkan sehari-hari oleh masyarakat. Banyak faktor yang membuat harga-harga sering melambung. Di antaranya, kondisi pasokan atau stok, cuaca, eskalasi politik dunia, hingga nilai tukar rupiah.

Baca juga : Produksi Kendaraan Listrik Dalam Negeri

Untuk sembako, itu sangat tergantung dengan stok dan cuaca. Saat stok berkurang dan cuaca sedang tidak baik, biasanya harga beras, bawang, cabe, akan melonjak. Sedangkan untuk BBM, saat politik dunia memanas atau rupiah anjlok, harganya akan melambung.

Selain ini, ada juga Undang-Undang (UU) yang seakan justru mendorong kenaikan harga. Seperti UU Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan. Dalam Pasal 48 ayat (3) UU ini tertulis "evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap dua tahun sekali berdasarkan pengaruh laju inflasi". Tak heran, tarif tol semakin mahal.

Baca juga : Kenaikan Harga yang Berulang

Untuk mewujudkan cita-cita menurunkan harga, butuh kerja keras, kelompakan, bahkan perubahan UU. Untuk pangan, pemerintah harus bekerja keras meningkatkan produksi, stok, kualitas, dan penyimpanan yang baik. Dengan panen yang berlimpah, harga pangan akan terjaga. Dengan penyimpanan yang baik, seperti memiliki cold storage yang memadai untuk cabe dan semacamnya, komunitas kita akan lebih tahan lama, sehingga harga bisa tetap stabil saat panen kurang baik.

Tentu Pemerintah sudah paham betul apa saja yang harus dilakukan untuk menurunkan harga. Yang diperlukan adalah action dan keseriusan. Presiden sudah punya cita-cita mulia. Para menteri/kepala badan/lembaga, harus serius dan kompak menjalankan cita-cita itu. Rakyat sangat menanti-nanti turunnya harga berbagai kebutuhan pokok.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense