BREAKING NEWS
 

Naik Ke Gigi Empat?

Reporter & Editor :
SUPRATMAN
Minggu, 22 Juni 2025 06:26 WIB
SUPRATMAN

RM.id  Rakyat Merdeka - Ibarat laju kendaraan, pemberantasan korupsi tampaknya sudah di posisi gigi tiga. Belum empat. Bisakah dinaikkan, atau malah menurun? Menarik ditunggu.

Sekarang, posisinya sedang naik. Dalam beberapa hari ini saja, tiga “nama besar” menjadi perhatian. Ada Nadiem Makarim, mantan Mendikbud. Senin besok (23/6) rencananya dia akan diperiksa Kejaksaan Agung.

Lalu ada Yaqut Cholil Qoumas, mantan Menteri Agama. Kemudian Khofifah Indar Paranwansa, Gubernur Jawa Timur. Keduanya disebut di KPK dalam kasus berbeda.

Baca juga : Panggung Uang, Puji & Warning

Tampaknya, mesin dan persneling KPK sudah dilumasi. Sebelumnya, Kejaksaan Agung yang terlihat lebih kencang. Sekarang, KPK sedang mengejar Kejagung. Ini positif.

Fenomena ini menggambarkan bahwa Presiden Prabowo sepertinya sedang berupaya mewujudkan janji serta tekadnya. Dalam Asta Cita Prabowo-Gibran, pencegahan dan pemberantasan korupsi ada di nomor tujuh.

Dalam banyak kesempatan, Presiden juga selalu menggelorakan tekad untuk memberantas korupsi tanpa pandang bulu.

Baca juga : Perang Sampai Ke Dapur

Tampak gencar, namun dalam beberapa survei, tingkat kepuasan publik terhadap pemberantasan korupsi masih kalah dibanding sektor lain. Seperti politik, keamanan dan kesejahteraan sosial yang sudah di angka 80-an persen.

Bisa jadi, apa yang dirasakan saat ini karena publik cukup lama merasakan lemahnya penegakan hukum dan pemberantasan korupsi. Sehingga, ketika ada akselerasi, hentakannya sangat terasa.

Adsense

Ibarat sepakbola, kemenangan lawan Timnas China atau Arab Saudi rasanya sudah sangat luar biasa. Kenapa? Karena sebelumnya, lawan Thailand atau Vietnam saja kita sering kalah. Kalau sudah bisa mengalahkan Timnas Jepang atau negara Eropa, itu lebih hebat. Tingkat kepuasannya lebih tinggi.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense